<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Bayuimantoro&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://bayuimantoro.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bayuimantoro.wordpress.com</link>
	<description>mari saling menasihati dalam kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Jan 2011 12:25:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='bayuimantoro.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Bayuimantoro&#039;s Weblog</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://bayuimantoro.wordpress.com/osd.xml" title="Bayuimantoro&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://bayuimantoro.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pandangan</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/pandangan/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/pandangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 04:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Pandangan menjadi awal malapetaka&#8230; Kejernihan qalbu seketika berubah cepat, dahsyat Iblis masuk dengan derasnya Mengubah yang bening menjadi gelap Merasuk ke dalam meluapkan yang telah dikubur Ooh pandangan yang menipu&#8230; Kusangka kau benar dan membimbing ternyata kau jahat dan menjerumuskan Nyaris kutenggelam dalam buaianmu Kalau saja cinta Allah tidak menghampiri Ooh pandangan mata&#8230; Kuingat kisah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=111&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pandangan menjadi awal malapetaka&#8230;</p>
<p><em>Kejernihan qalbu seketika berubah cepat, dahsyat<br />
</em></p>
<p><em>Iblis masuk dengan derasnya</em></p>
<p><em>Mengubah yang bening menjadi gelap</em></p>
<p><em>Merasuk ke dalam meluapkan yang telah dikubur</em></p>
<p>Ooh pandangan yang menipu&#8230;</p>
<p><em>Kusangka kau benar dan membimbing </em></p>
<p><em>ternyata kau jahat dan menjerumuskan</em></p>
<p><em>Nyaris kutenggelam dalam buaianmu</em></p>
<p><em>Kalau saja cinta Allah tidak menghampiri</em></p>
<p>Ooh pandangan mata&#8230;</p>
<p><em>Kuingat kisah Abdullah Ibn Baaz yang bersyukur</em></p>
<p><em>Kuingat kedalaman ilmu dan akhlak yang memancar dari mata yang terhalang</em></p>
<p><em>Kadang ku rasa lebih baik seperti itu<br />
</em></p>
<p><em>Tapi Allah pasti tahu yang terbaik</em></p>
<p>Ooh pandangan&#8230;</p>
<p><em>Rasa rindu hidup di zaman Salaf</em></p>
<p><em>Firman Allah menjadi naungan</em></p>
<p><em>Sunnah kekasih tercinta menjadi teladan</em></p>
<p><em>Kapan lagi zaman itu hadir?</em></p>
<p>Ya Muqollibal Quluub, tsabbit qolbi &#8216;ala diinik,</p>
<p>Ya Muqollibal Quluub, tsabbit qolbi &#8216;ala diinik,</p>
<p>Ya Muqollibal Quluub, tsabbit qolbi &#8216;ala diinik.</p>
<p><em>&#8211;</em>abu mujahid, May 2010<em>-<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=111&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/pandangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih Perlukah Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia?</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/masih-perlukah-otoritas-jasa-keuangan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/masih-perlukah-otoritas-jasa-keuangan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 03:57:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Masih Perlukah Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia? Berikut jawaban saya atas pertanyaan yang disampaikan Dr.Yunus Hussein, S.H. LL.M. dalam perkuliahan hukum perbankan, program magister hukum ekonomi: a.Bagaimana pendapat Saudara tentang Pembinaan dan Pengawasan Bank yang dilakukan oleh Bank Indonesia (“BI”) selama ini? Tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugas utama dari BI selaku Bank Sentral [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=109&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih Perlukah Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia?</p>
<p>Berikut jawaban saya atas pertanyaan yang disampaikan Dr.Yunus Hussein, S.H. LL.M. dalam perkuliahan hukum perbankan, program magister hukum ekonomi:</p>
<p>a.Bagaimana pendapat Saudara tentang Pembinaan dan Pengawasan Bank yang dilakukan oleh Bank Indonesia (“BI”) selama ini?</p>
<p>Tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugas utama dari BI selaku Bank Sentral adalah:</p>
<p>Pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter;</p>
<p>Kedua, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dalam kaitannya dengan tugas ini, Bank Indonesia juga memiliki tugas yang hanya dapat dilakukan oleh Bank Indonesia, yaitu mengeluarkan uang sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia dengan mencetak uang, mengedarkan serta mengatur jumlah uang beredar. Di sini Bank Indonesia memiliki hak tunggal dalam mengeluarkan uang kertas dan uang logam. Bank Indonesia harus tetap menjaga uang selalu tersedia dalam jumlah yang cukup, dalam komposisi pecahan yang sesuai, pada waktu yang tepat, dan dalam kondisi yang baik sesuai dengan kebutuhan;</p>
<p>Ketiga Bank Indonesia juga berfungsi mengembangkan sistem perbankan dan sistem perkreditan yang sehat dengan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perbankan.<br />
Pengaturan dan pengawasan bank diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi perbankan Indonesia sebagai:</p>
<p>1. Lembaga kepercayaan masyarakat dalam kaitannya sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana</p>
<p>2. Pelaksana kebijakan moneter;</p>
<p>3. Lembaga yang ikut berperan dalam membantu pertumbuhan ekonomi serta pemerataan; agar tercipta sistem perbankan yang sehat,baik sistem perbankan secara menyeluruh maupun individual, dan mampu memelihara kepentingan masyarakat dengan baik, berkembang secara wajar dan bermanfaat bagi perekonomian nasional.</p>
<p>Untuk mencapai tujuan tersebut pendekatan yang dilakukan dengan menerapkan:<br />
1. Kebijakan memberikan keleluasaan berusaha (deregulasi);</p>
<p>2. Kebijakan prinsip kehati-hatian bank (prudential banking); dan</p>
<p>3. Pengawasan bank yang mendorong bank untuk melaksanakan secara konsisten ketentuan intern yang dibuat sendiri (self regulatory banking) dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya dengan tetap mengacu kepada prinsip kehati-hatian.</p>
<p>Pengaturan dan pengawasan bank oleh BI meliputi wewenang sebagai berikut:<br />
1. Kewenangan memberikan izin (right to license), yaitu kewenangan untuk menetapkan tatacara perizinan dan pendirian suatu bank. Cakupan pemberian izin oleh BI meliputi pemberian izin dan pencabutan izin usaha bank, pemberian izin pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor bank, pemberian persetujuan atas kepemilikan dan kepengurusan bank, pemberian izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan-kegiatan usaha tertentu.</p>
<p>2. Kewenangan untuk mengatur (right to regulate), yaitu kewenangan untuk menetapkan ketentuan yang menyangkut aspek usaha dan kegiatan perbankan dalam rangka menciptakan perbankan sehat yang mampu memenuhi jasa perbankan yang diinginkan masyarakat.</p>
<p>3. Kewenangan untuk mengawasi (right to control), yaitu kewenangan melakukan pengawasan bank melalui pengawasan langsung (on-site supervision) dan pengawasan tidak langsung (off-site supervision). Pengawasan langsung dapat berupa pemeriksaan umum dan pemeriksaan khusus,yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang keadaan keuangan bank dan untuk memantau tingkat kepatuhan bank terhadap peraturan yang berlaku serta untuk mengetahui apakah terdapat praktik-praktik yang tidak sehat yang membahayakan kelangsungan usaha bank. Pengawasan tidak langsung yaitu pengawasan melalui alat pemantauan seperti laporan berkala yang disampaikan bank,laporan hasil pemeriksaan dan informasi lainnya. Dalam pelaksanaannya, apabila diperlukan BI dapat melakukan pemeriksaan terhadap bank termasuk pihak lain yang meliputi perusahaan induk, perusahaan anak, pihak terkait, pihak terafiliasi dan debitur bank. BI dapat menugasi pihak lain untuk dan atas nama BI melaksanakan tugas pemeriksaan.</p>
<p>4. Kewenangan untuk mengenakan sanksi (right to impose sanction), yaitu kewenangan untuk menjatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan terhadap bank apabila suatu bank kurang atau tidak memenuhi ketentuan. Tindakan ini mengandung unsur pembinaan agar bank beroperasi sesuai dengan asas perbankan yang sehat.</p>
<p>Selama ini, fungsi pembinaan dan pengawasan BI secara konsep sebenarnya berjalan cukup baik. Namun, kasus Bank Century terakhir ini, mencuatkan kembali issue lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan oleh BI. Krisna Wijaya dalam KOLOM berjudul Revitalisasi Pengawasan Perbankan menekankan bahwa mungkin saja ada oknum pengawas yang melakukan error omission ataupun error commission. Error omission adalah timbulnya kerugian bank yang diakibatkan adanya unsur kesengajaan manusia untuk melanggar kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh BI atau instansi terkait yang mengikat pada tata kelola perbankan. Sementara, error commission adalah timbulnya kerugian bank akibat prosedur bank yang belum sempurna atau pihak bank belum memiliki prosedur sehingga tidak ada larangan atau anjuran yang tegas bagi pegawai bank untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.</p>
<p>Kesalahan person/orang/Sumber Daya Manusia (“SDM”) harus dimaklumi. Siapa pun sulit untuk mengetahui niat jahat seseorang. Tidak ada alat yang bisa mendeteksi apakah seseorang itu memiliki niat yang baik atau jahat. Selain diperlukan sistem pengawasan yang tepat dan dinamis, diperlukan juga dukungan SDM yang berintegritas tinggi.</p>
<p>Kelemahan pengawasan bank oleh BI dapat terjadi karena simpul-simpul kerawanan dalam pengawasan bank. Pertama, pemilihan Dewan Gubernur BI melalui proses politik di DPR adalah simpul kerawanan utama karena seringkali menimbulkan kontroversi dan rawan berbagai kepentingan politik. Kedua, luasnya cakupan pengawasan bank oleh BI sebagaimana disebutkan sebelumnya dalam jawaban saya ini, dapat menimbulkan kerawanan manakala proses pengambilan keputusan oleh Dewan Gubernur BI, sampai dengan keputusan diambil tidak mampu secara kokoh membentengi diri dari ancaman atau intervensi berbagai kepentingan dan peluang. Ketiga, pengendalian intern yang kredibel dan konsisten terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan bank juga dapat menjadi rawan manakala fungsi ini tidak bekerja secara benar. Hal ini mengingat fungsinya yang mudah diintervensi dan dilumpuhkan karena merupakan subsistem dari kepemimpinan tertinggi. Keempat, budaya kerja merupakan kerawanan kultur yang dapat mewarnai dan melemahkan fungsi pengendalian intern dalam pengawasan bank. Misalnya budaya kerja yang senang dijilat, dikasih “amplop”, menerima suap, malas memeriksa secara detail, dan lain sebagainya.</p>
<p>Kejatuhan dan kegagalan bank kerap terjadi di berbagai belahan dunia, secanggih apapun sistem pengawasan yang dilakukan oleh otoritas pengawas. Amerika Serikat dan Inggris adalah contoh dua Negara yang sudah sangat canggih dan berlapis system pengawasan perbankannya, namun tetap “kecolongan” dengan praktik-praktik perbankan yang merugikan. Oleh karena itu, kuncinya adalah, siapapun pengawasnya, secanggih atau sehebat apapun lembaga pengawas, keberhasilan pengawasan tergantung dari berbagai pihak yang terlibat.</p>
<p>b.Bagaimana pendapat Saudara tentang Pengawasan dan Pembinaan Bank disatukan di bawah Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) bersama-sama dengan Pengawasan Penyedia Jasa Keuangan lainnya?</p>
<p>Pembentukan OJK adalah amanat dari Undang-Undang No. 3 Tahun 2004 tentang Bank Indonesia (“UU BI”). Sehingga untuk menghindari adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang, maka OJK sebaiknya tetap dibentuk. Oleh karena itu, saya lebih sepakat dengan pendapat sebagaimana dikatakan oleh Sigit Pramono, Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas), menurut beliau, perlu adanya ide “OJK mini” yang hanya mengawasi perbankan semata-mata. Setelah nanti berjalan beberapa lama, perluasan pengawasan perbankan dan jasa keuangan lainnya bisa mulai melekat secara bertahap. Pendapat Sigit Pramono ini adalah jalan tengah untuk menjembatani pendapat yang pro OJK dan kontra OJK, khususnya dalam hal pengawasan perbankan, apakah masih berada di tangan BI atau berpindah ke tangan OJK. Skenario OJK mini ini lebih mudah dan tidak menimbulkan resiko transisi yang berbahaya. Pertama, organisasi dan SDM serta anggaran sudah tersedia. Kedua, tidak perlu melakukan amandemen UU BI. Ketiga, diperkirakan tidak menimbulkan komplikasi bagi pengawasan bank yang kini masih memegang porsi pasar keuangan sebesar 83%.</p>
<p>Toh apabila ingin dikaji lebih dalam, pembentukan OJK juga tidak menjamin adanya pengawasan yang lebih berkualitas. Sebab, sebagaimana saya katakan dalam jawaban a. tersebut sebelumnya, apapun sistem yang digunakan, jika pelaku-pelaku perbankan terkait pengawasan perbankan tidak becus, maka selama itu pula selalu ada celah bagi kecurangan/penyalahgunaan.</p>
<div>OJK juga terbukti gagal di Inggris walaupun relatif sukses di Jepang. Jerman, yang sempat menjadi konsultan pemerintah dalam pembentukan BI yang independen telah kembali berbalik arah ke pengawasan bank oleh bank sentral.</p>
<p>Memang, menurut dokumen Biro Riset infobank, alasan-alasan pemisahan pengawasan bank dari BI dan menggabungkannya ke dalam OJK, antara lain untuk menghindari konflik kepentingan antara kebijakan moneter dan kebijakan pengawasan konglomerasi sektor jasa keuangan di Indonesia di masa depan, dalam hal ini terdapatnya suatu integrasi produk perbankan dan sektor jasa keuangan non bank maupun tindakan yang disebut sebagai regulatory arbitrage. Namun, BI tetap memiliki alasan mengapa mereka masih berharap pengawasan bank masih berada di ketiak BI. Pertama adalah agar akses informasi dapat terjaga dengan mempertimbangkan perkembangan situasi global terkini. Kedua, struktur yang tepat untuk meminimalisasi permasalahan, dengan tetap memperhatikan perkembangan situasi perbankan dan keuangan baik nasional maupun global, adalah struktur yang menempatkan kegiatan operasional pengawasan bank tetap berada di bank sentral, dalam hal ini, BI.</p>
<p>Menurut infobank, jika OJK tetap akan dibentuk, BI mengusulkan agar sistem pengawasan lembaga keuangan ini dapat dituangkan dalam suatu model di mana deputi gubernur BI bidang pengawasan ex-officio akan menjadi anggota dewan komisioner OJK sekaligus sebagai chief supervisory officer otoritas pengawasan bank. Hal ini berarti, sharing informasi dan koordinasi antara OJK dan BI akan berjalan baik karena chief supervisory officer otoritas pengawasan bank dijabat oleh salah satu deputi gubernur BI. Model pengawasan bank yang diberikan kepada lembaga pengawas yang masih menginduk ke BI namun dengan China Wall yang ketat bisa membatasi conflict of interest karena komisionernya berasal dari BI dan Departemen Keuangan. Walaupun model seperti ini, menurut infobank, hanya kompromi politik agar tidak perlu mengamandemen UU No. 3 Tahun 2004 Tentang BI. Model ini sebenarnya untuk menghindari komplikasi dan prospek transisi yang murah, tidak hanya menyangkut biaya tapi juga dampaknya, karena koordinasi dan informasi data masih bisa didapatkan.</p>
<p>Jadi, saya masih sepakat dengan usul Sigit Pramono yang berpendapat perlunya ide OJK mini, yang semata-mata melakukan pengawasan dalam bidang perbankan, namun secara bertahap OJK ini nantinya akan melekat pada dirinya fungsi pengawasan jasa keuangan lainnya, tentu setelah juga melalui proses evaluasi.</p>
<p>c.Bagaimana saran Saudara tentang RUU OJK?</p>
<p>RUU OJK lahir dengan argumentasi untuk memenuhi keinginan kuat adanya otoritas jasa keuangan yang mandiri dan independen.</p>
<p>Jika dimungkinkan adanya perubahan, maka berkaca dari pengalaman Negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris atau bahkan Jerman, maka sebaiknya ide OJK ini tidak perlu diteruskan. Sebab kenyataannya, Negara-negara maju tersebut justru kembali pada pemberian kewenangan pengawasan perbankan oleh bank sentral. Pengalaman dan argumentasi mereka lah yang perlu kita pelajari. Hal-hal prinsip apakah yang menyebabkan mereka pada akhirnya kembali pada pemberian kewenangan pengawasan perbankan oleh bank sentral.</p>
<p>Namun, seandainya kita tetap kukuh untuk melaksanakan amanat UU BI, sebaiknya ketentuan pasal yang menyatakan bahwa dewan komisioner sebagai pemimpin OJK yang namanya diusulkan Presiden kepada DPR, pasal ini dihapus saja. Sebab, sebagaimana dikatakan oleh Viraguna Bagoes Oka dalam KOLOM infobank, salah satu, bahkan simpul kerawanan yang utama adalah pintu celah di mana anggota DPR diberikan kesempatan untuk menyetujui atau tidak menyetujui calon dewan gubernur BI. Maka dalam konteks OJK, hal tersebut juga bisa berlaku. Hal ini membuka kemungkinan intervensi politik. Mata publik tidak bisa lagi dibohongi, apalagi sekarang sedang terkuak skandal pelolosan salah satu dewan gubernur BI oleh fraksi tertentu di DPR.</p>
<p>Sebagai gantinya, dewan komisioner sebagai pimpinan OJK, namanya diusulkan oleh Presiden memperhatikan pertimbangan atau saran dari BI, Departemen Keuangan, dan DPR. Tanpa perlu lagi persetujuan DPR. DPR hanya sebatas dimintai saran. Persetujuan menjadi wewenang penuh Presiden dengan tetap memperhatikan saran dari BI, Depkeu, dan DPR.</p>
<p>Usul dari Korea Selatan juga perlu dipertimbangkan oleh Negara kita. Ketika kepala delegasi Korea Selatan yang juga mantan wakil perdana menteri serta menteri strategi dan keuangan Korea Selatan, Okyu Kwon berkunjung ke Jakarta bulan Januari 2010 lalu. Keberadaan Okyu di Indonesia dimaksudkan untuk melaporkan hasil penelitian yang diramu dalam program pemberian rekomendasi kebijakan terhadap negara berkembang atau KSP (Knowledge Sharing Program) yang dikembangkan Departemen Strategis dan Keuangan (MOSF) Korea Selatan. Tidak semua negara mendapatkan program ini, hanya negara-negara yang dianggap memiliki potensi untuk menjadi mitra strategis yang diberi program lengkap konsultasi hingga survei keuangan serta ekonomi ini.</p>
<p>Okyu menyarankan Pembentukan Otoritas Jasa Keuangan terpisah dari Bank Indonesia dan juga pemerintah. Untuk itu, baik pemerintah maupun BI mesti dengan rela melepas sebagian kewenangannya. BI harus melepaskan pengawasannya terhadap perbankan, sedangkan Depkeu harus melepaskan pengawasan terhadap Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB). Dengan begitu, menurut Okyu, OJK yang didirikan akan berdiri independen.</p>
<p>d.Di Negara mana sajakah ada OJK yang mengawasi seluruh PJK?</p>
<p>Di Inggris, Jepang, Australia. Korea Selatan sempat memiliki OJK, namun menurut Prof.Erman Radjagukguk dalam perkuliahan beliau pada perkuliahan Hukum Investasi dan Pasar Modal dalam program Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia, Korea Selatan dianggap tidak berhasil menerapkan OJK, karena juga terjadi perdebatan sengit di sana, sehingga OJK berjalan kurang mulus.<br />
Amerika Serikat memperkuat kewenangan The Fed (bank sentral AS) dalam hal pengawasan perbankan dan jasa keuangan lainnya;<br />
Inggris memiliki Financial Service Authority;<br />
Jepang memiliki Japan Financial Service Authority;<br />
Australia memiliki Australian Prudential Regulatory Authority (APRA).</p>
<p>e.Bagaimanakah pengalaman Negara-negara tersebut dalam menerapkan OJK, berhasilkah atau kurang berhasil?</p>
<p>Kurang berhasil.</p>
<p>Seperti di Amerika Serikat, dengan pengawasan yang berlapis dan pelopor pengawasan berbasis resiko bisa terpuruk dalam krisis ekonomi, yang bermula dari macetnya subprime mortgage. Hal ini mencerminkan tetap adanya sisi kelemahan suatu sistem pengawasan, yang dalam hal ini bersumber dari keserakahan pelaku pasarnya. Krisis itu akhirnya membuat AS terpuruk dalam resei serta jatuhnya bank dan lembaga keuangan papan atas yang tidak terbayangkan sebelumnya. Dalam kasus Amerika Serikat ini, pemicu krisis disebabkan adanya kelemahan pengawasan di bidang nonbank (shadow banking), yang membiarkan akumulasi resiko yang berlebihan pada lembaga-lembaga tersebut. Tercatat sekurangnya 40 bank bangkrut di Amerika Serikat. Sekarang, Amerika Serikat memberikan kewenangan yang lebih besar kepada The Fed (bank sentral AS). Presiden Obama klebih tegas telah memperluas ruang lingkup pengawasan untuk The Fed karea meyakini bahwa unsure pengawasan terhadap microprudential juga begitu penting.</p>
<p>Inggris pun yang telah memisahkan pengawasan bank dari bank sentralnya tidak luput dari krisis dan mengalami kegagalan bank dalam krisis keuangan global saat ini. Pada kasus Northern Rock di Inggris, Bank of England (BoE) sebagai otoritas yang mempunyai kewenangan memberikan lender of resort tidak dapat mengakses informasi individual bank secara cepat. Pada akhirnya Inggris melalu parlemennya, memberikan kewenangan kembali kepada BoE untuk mengawasi lembaga perbankan dan jasa keuangan. Padahal sebelumnya Financial Service Authority (FSA) diberi kekuasaan untuk mengawasi perbankan dan jasa keuangan lainnya, seperti OJK di Indonesia.</p>
<p>Bahkan Jerman yang menjadi konsultan pemerintah dalam pembentukan BI yang independen, pun sudah berbalik arah kembali pada pengawasan bank ke bank sentral.</p>
<p>Korea Selatan sempat memiliki OJK, namun menurut Prof.Erman Radjagukguk dalam perkuliahan beliau pada perkuliahan Hukum Investasi dan Pasar Modal dalam program Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia, Korea Selatan dianggap tidak berhasil menerapkan OJK, karena juga terjadi perdebatan sengit di sana, sehingga OJK berjalan kurang mulus.</p>
<p>oo00oo</p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1125091&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=429213065902&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=429213065902&amp;id=1516973148"><img src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs532.ash1/31235_1436773248797_1516973148_1125091_2580344_n.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=1125092&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=429213065902&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=429213065902&amp;id=1516973148"><img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs532.ash1/31235_1436773568805_1516973148_1125092_6236990_a.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=109&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/05/18/masih-perlukah-otoritas-jasa-keuangan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs532.ash1/31235_1436773248797_1516973148_1125091_2580344_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs532.ash1/31235_1436773568805_1516973148_1125092_6236990_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Turun 5 Kilo dalam 1,5 bulan</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/04/20/turun-5-kilo-dalam-15-bulan/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/04/20/turun-5-kilo-dalam-15-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 03:35:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Celana yang sempat diperlebar sekarang benar-benar terasa longgar sampai kedodoran. Celana yang dulu sempit, sekarang muat untuk dipakai. 1,5 (satu setengah) bulan yang lalu berat badanku 80 (delapan puluh) kilogram, dan itu adalah pertanda kelebihan berat badan. Lingkar perutku 96 centimeter. Sementara tinggi badanku 176 (seratus tujuh puluh enam) centimeter. Berat Badan IDEAL adalah Tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=107&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Celana yang sempat diperlebar sekarang benar-benar terasa longgar sampai kedodoran. Celana yang dulu sempit, sekarang muat untuk dipakai.</p>
<p>1,5 (satu setengah) bulan yang lalu berat badanku 80 (delapan puluh) kilogram, dan itu adalah pertanda kelebihan berat badan. Lingkar perutku 96 centimeter. Sementara tinggi badanku 176 (seratus tujuh puluh enam) centimeter. Berat Badan IDEAL adalah Tinggi Badan dikurangi 110 (seratus sepuluh) = 66 kilogram. Berat Badan NORMAL adalah Tinggi Badan dikurangi 100 = 76 kilogram.</p>
<p>Selain membuat risih karena begah, perut yang besar adalah sarang penyakit.</p>
<p>Alhamdulillah, perut sekarang mengecil, dan berat badan pun turun hingga 5 (lima) kilogram.</p>
<p>Apa resepnya? Mudah, insya Allah.</p>
<p>1. NIAT yang kuat dari dalam diri untuk mengecilkan perut dan menurunkan berat badan, minimal ke batas NORMAL.</p>
<p>2. DISIPLIN dalam menerapkan pola makan. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, baik dari tenaga kesehatan,pengalaman para pesakitan, maupun googling informasi di internet, membaca buku, artikel, dan mendengarkan siaran-siaran tentang kesehatan, baik di radio maupun di televisi, ada beberapa resep jitu yang bisa Anda coba:</p>
<p>2.1. TERATUR. Biasakan makan tidak terlambat atau kecepetan. Contoh: Anda biasa makan dua kali sehari. Pagi jam 9 dan siang jam 12. Maka usahakan kebiasaan ini tidak berubah, kecuali di saat-saat tidak memungkinkan, seperti sedang berpuasa yang mengharuskan sahur di waktu subuh, dan berbuka di saat maghrib. Jangan seenaknya menunda makan karena pekerjaan, atau karena sebab lainnya. Segera makan di jam-jam yang Anda biasa makan. Kalau Anda biasa makan 3 kali sehari, maka jangan coba mengubah pola seketika menjadi 2 kali atau 1 kali sehari. Makan yang teratur mencegah dari terkena penyakit maag. Saya mendapati seorang pesakitan maag yang boleh dibilang sulit untuk sembuh, seumur hidupnya ditemani dengan obat dan pantang makan ini makan itu. Hal ini karena dalam usus nya sudah terbentuk banyak luka (seperti sariawan). Karena usus itu lembab,basah,senantiasa bergerak dan dilewati makanan, maka sariawan itu sulit untuk sembuh. Ternyata dahulunya si Fulan ini suka menunda-nunda makan. Maka lebih baik mencegah daripada mengobati.</p>
<p>2.2. DIET. Cobalah menerapkan makan 3 kali sehari dengan menu sebagai berikut:</p>
<p>2.2.1. Pagi sarapan ROTI atau BUAH saja. Boleh ROTI setangkap diisi selai atau apapun yang Anda suka, atau buah pisang (seperti pisang Ambon, Cavendis), atau apel, dan buah lainnya yang cukup mengenyangkan. Seorang tenaga kesehatan pernah menyarankan untuk menambahkan dengan minum JUS BUAH. INGAT, sarapan ROTI atau BUAH SAJA. TIDAK PAKAI NASI atau LAUK PAUK.</p>
<p>2.2.2. Siang hari, Anda HARUS makan NASI lengkap dengan LAUK PAUK yang menyehatkan, seperti sayur mayur, daging, ikan, dan SUSU.</p>
<p>2.2.3. Di malam hari, makan malam 4-5 jam sebelum tidur. Boleh makan malam dengan menu NASI dan LAUK PAUK. NASI tidak perlu banyak. Menu ini bisa diganti dengan MAKAN BUAH UTUH (seperti pisang Ambon dua buah, atau Apel) dan boleh tidur 1 jam setelah makan buah ini.</p>
<p>3. BEROLAHRAGA. Tidak perlu sering dan tidak perlu olahraga yang keras. Cukup dengan seminggu sekali, selama 1 jam, berjalan kaki. Maka ini mengeluarkan keringat yang deras, membakar kalori, dan menyehatkan Insya Allah. Hal ini sesuai dengan konsultasi dengan tenaga kesehatan Yayasan Jantung Indonesia yang mengadakan pemeriksaan gula darah dan tekanan darah gratis di kantor saya. Anda bisa berolahraga di Universitas Indonesia yang luas, atau Gelora Bung Karno Senayan, atau kompleks rumah Anda sendiri. Cukup 1 jam saja.</p>
<p>Awalnya mungkin Anda akan malas dan merasa kelaparan. Wajarlah itu, karena perubahan pola membutuhkan proses. Seiring dengan niat yang kuat dan disiplin, niscaya waktu akan membuktikan.</p>
<p>Bisa karena biasa.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
<p>Sumber:<br />
- Pengalaman pribadi;<br />
- Pengalaman Sahabat Fahresha Muchtar;<br />
- Talk Show Radio Delta FM bersama dr.Djoko Maryono, Sp.JP, kalau tidak salah setiap pekan selalu ada, tapi hari nya lupa, Selasa atau Rabu;<br />
- Buku karangan seorang dokter asal Jepang, tentang kekuatan Enzim bagi kesehatan tubuh kita, lupa judul bukunya, dulu mau beli tapi belum ada duit, sekarang dicari lagi di Gramedia ga ketemu;<br />
- Pengalaman pesakitan yang kerap datang ke berbagai dokter dan ahli pengobatan alternatif;<br />
- Konsultasi dengan Tenaga Kesehatan Century Health Care &#8211; Cinere;<br />
- Konsultasi dengan Tenaga Kesehatan Yayasan Jantung Indonesia.</p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=922762&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=364750150902&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=364750150902&amp;id=1516973148"><img src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs477.snc3/26132_1349626550184_1516973148_922762_2599040_a.jpg" alt="" /></a></div>
<div></div>
</div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=922768&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=364750150902&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=364750150902&amp;id=1516973148"><img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs477.snc3/26132_1349627190200_1516973148_922768_6282486_a.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=107&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/04/20/turun-5-kilo-dalam-15-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs477.snc3/26132_1349626550184_1516973148_922762_2599040_a.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs477.snc3/26132_1349627190200_1516973148_922768_6282486_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Obat Penenang Jiwa</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/03/31/obat-penenang-jiwa/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/03/31/obat-penenang-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 23:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penenang Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Obat Penenang Jiwa Segala puji untuk Allah, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Salawat dan salam semoga tercurahkan kepada Imam orang-orang yang bertakwa, yang telah menguraikan ayat-ayat-Nya kepada segenap umatnya. Amma ba’du. Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=102&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><a title="Permanent Link Obat Penenang Jiwa" rel="bookmark" href="http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/obat-penenang-jiwa.html">Obat Penenang Jiwa</a></h3>
<div id="post-2489"><!-- img blog--></p>
<div>Segala puji untuk Allah, Yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan obat bagi hamba-hamba yang beriman. Salawat dan salam semoga tercurahkan kepada Imam orang-orang yang bertakwa, yang telah menguraikan ayat-ayat-Nya kepada segenap umatnya. <em>Amma ba’du</em>.</div>
<div>Saudaraku, sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menyukai sesuatu yang bisa menyenangkan hati dan menentramkan jiwa mereka. Oleh sebab itu, banyak orang rela mengorbankan waktunya, memeras otaknya, dan menguras tenaganya, atau bahkan kalau perlu mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya demi meraih apa yang disebut sebagai kepuasan dan ketenangan jiwa. Namun, ada sebuah fenomena memprihatinkan yang sulit sekali dilepaskan dari upaya ini. Seringkali kita jumpai manusia memakai cara-cara yang dibenci oleh Allah demi mencapai keinginan mereka.</div>
<div><a href="http://muslim.or.id/wp-content/uploads/2010/03/rsz_valentine_flowers07.jpg"><img src="http://muslim.or.id/wp-content/uploads/2010/03/rsz_valentine_flowers07.jpg" border="0" alt="" width="200" height="150" /></a>Ada di antara mereka yang terjebak dalam jerat harta. Ada yang terjebak dalam jerat wanita. Ada yang terjebak dalam hiburan yang tidak halal. Ada pula yang terjebak dalam aksi-aksi brutal atau tindak kriminal. Apabila permasalahan ini kita cermati, ada satu faktor yang bisa ditengarai sebagai sumber utama munculnya itu semua. Hal itu tidak lain adalah karena manusia tidak lagi menemukan ketenangan dan kepuasan jiwa</div>
<div>dengan berdzikir dan mengingat Rabb mereka.</div>
<div></div>
<div>Padahal, Allah <em>ta’ala</em> telah mengingatkan hal ini dalam ayat (yang artinya), <em>“Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.”</em> (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim <em>rahimahullah</em> menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat <em>Tafsir al-Qayyim</em>, hal. 324)</div>
<div></div>
<div>Ibnu Rajab al-Hanbali berkata, <em>“Dzikir merupakan sebuah kelezatan bagi hati orang-orang yang mengerti.”</em> Demikian juga Malik bin Dinar mengatakan, <em>“Tidaklah orang-orang yang merasakan kelezatan bisa merasakan sebagaimana kelezatan yang diraih dengan mengingat Allah.” </em>(lihat <em>Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam</em>, hal. 562). Sekarang, yang menjadi pertanyaan kita adalah; mengapa banyak di antara kita yang tidak bisa merasakan kelezatan berdzikir sebagaimana yang digambarkan oleh para ulama salaf. Sehingga kita lebih menyukai menonton sepakbola daripada ikut pengajian, atau lebih suka menikmati telenovela daripada merenungkan ayat-ayat-Nya, atau lebih suka berkunjung ke lokasi wisata daripada memakmurkan rumah-Nya.</div>
<div></div>
<div>Perhatikanlah ucapan Rabi’ bin Anas berikut ini, mungkin kita akan bisa menemukan jawabannya. Rabi’ bin Anas mengatakan sebuah ungkapan dari sebagian sahabatnya, <em>“Tanda cinta kepada Allah adalah banyak berdzikir/mengingat kepada-Nya, karena sesungguhnya tidaklah kamu mencintai apa saja kecuali kamu pasti akan banyak-banyak menyebutnya.”</em> (lihat <em>Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam</em>, hal. 559). Ini artinya, semakin lemah rasa cinta kepada Allah dalam diri seseorang, maka semakin sedikit pula ‘kemampuannya’ untuk bisa mengingat Allah <em>ta’ala</em>. Hal ini secara tidak langsung menggambarkan kondisi batin kita yang begitu memprihatinkan, walaupun kondisi lahiriyahnya tampak baik-baik saja. Aduhai, betapa sedikit orang yang memperhatikannya! Ternyata, inilah yang selama ini hilang dan</div>
<div>menipis dalam diri kita; yaitu rasa cinta kepada Allah…</div>
<div></div>
<div>Syaikh as-Sa’di <em>rahimahullah</em> berkata, <em>“Pokok dan ruh ketauhidan adalah memurnikan rasa cinta untuk Allah semata, dan hal itu merupakan pokok penghambaan dan penyembahan kepada-Nya. Bahkan, itulah hakekat dari ibadah. Tauhid tidak akan sempurna sampai rasa cinta seorang hamba kepada Rabbnya menjadi sempurna, dan kecintaan kepada-Nya harus lebih diutamakan daripada segala sesuatu yang dicintai. Sehingga rasa cintanya kepada Allah mengalahkan rasa cintanya kepada selain-Nya dan menjadi penentu atasnya, yang membuat segala perkara yang dicintainya harus tunduk dan mengikuti kecintaan ini yang dengannya seorang hamba akan bisa menggapai kebahagiaan dan kemenangannya.”</em> (<em>al-Qaul as-Sadid Fi Maqashid at-Tauhid</em>, hal. 95)</div>
<div></div>
<div>Kalau demikian keadaannya, maka solusi untuk bisa menggapai ketenangan jiwa melalui dzikir adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta kepada Allah. Dan satu-satunya jalan untuk mendapatkannya adalah dengan mengenal Allah melalui keagungan nama-nama dan sifat-sifat-Nya dan memperhatikan kebesaran ayat-ayat-Nya, yang tertera di dalam al-Qur’an ataupun yang berwujud makhluk ciptaan-Nya. Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi <em>hafizhahullah</em> berkata, <em>“Sesungguhnya rasa cinta kepada sesuatu merupakan cabang dari pengenalan terhadapnya. Maka manusia yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling cinta kepada-Nya. Dan setiap orang yang mengenal Allah pastilah akan mencintai-Nya. Dan tidak ada jalan untuk menggapai ma’rifat ini kecuali melalui pintu ilmu mengenai nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Tidak akan kokoh ma’rifat seorang hamba terhadap Allah kecuali dengan berupaya mengenali nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang disebutkan di dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah…”</em> (<em>Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat</em>, hal. 16)</div>
<div></div>
<div>Hati seorang hamba akan menjadi hidup, diliputi dengan kenikmatan dan</div>
<div>ketentraman apabila hati tersebut adalah hati yang senantiasa mengenal Allah, yang pada akhirnya membuahkan rasa cinta kepada Allah lebih di atas segala-galanya (lihat <em>Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid al-Asma’ wa as-Shifat</em>, hal. 21). Di sisi yang lain, kelezatan di akherat yang diperoleh seorang hamba kelak adalah tatkala melihat wajah-Nya. Sementara hal itu tidak akan bisa diperolehnya kecuali setelah merasakan kelezatan paling agung di dunia, yaitu dengan mengenal Allah dan mencintai-Nya, dan inilah yang dimaksud dengan surga dunia yang akan senantiasa menyejukkan hati</div>
<div>hamba-hamba-Nya (lihat <em>ad-Daa’ wa ad-Dawaa’,</em> hal. 261)</div>
<div></div>
<div>Banyak orang yang tertipu oleh dunia dengan segala kesenangan yang ditawarkannya sehingga hal itu melupakan mereka dari mengingat Rabb yang menganugerahkan nikmat kepada mereka. Hal itu bermula, tatkala kecintaan kepada dunia telah meresap ke dalam relung-relung hatinya. Tanpa terasa, kecintaan kepada Allah sedikit demi sedikit luntur dan lenyap. Terlebih lagi ‘didukung’ suasana sekitar yang jauh dari siraman petunjuk al-Qur’an, apatah lagi pengenalan terhadap keagungan nama-nama dan sifat-Nya. Maka semakin jauhlah sosok seorang hamba yang lemah itu dari lingkaran hidayah Rabbnya. Sholat terasa hampa, berdzikir tinggal gerakan lidah tanpa makna, dan al-Qur’an pun teronggok berdebu tak tersentuh tangannya. <em>Wahai saudaraku</em>… apakah yang kau cari dalam hidup ini? Kalau engkau mencari kebahagiaan, maka ingatlah bahwa kebahagiaan yang sejati tidak akan pernah didapatkan kecuali bersama-Nya dan dengan senantiasa mengingat-Nya.</div>
<div>Allah <em>ta’ala</em> berfirman (yang artinya), <em>“Akan tetapi ternyata kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, sementara akherat itu lebih baik dan lebih kekal.”</em> (QS. al-A’la: 16-17). Allah juga berfirman mengenai seruan seorang rasul yang sangat menghendaki kebaikan bagi kaumnya (yang artinya), <em>“Wahai kaumku, ikutilah aku niscaya akan kutunjukkan kepada kalian jalan petunjuk. Wahai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (yang semu), dan sesungguhnya akherat itulah tempat menetap yang sebenarnya.”</em> (QS. Ghafir: 38-39) (lihat <em>ad-Daa’ wa ad-Dawaa’</em>, hal. 260)</div>
<div></div>
<div>Apabila engkau menangis karena ludesnya hartamu, atau karena hilangnya jabatanmu, atau karena orang yang pergi meninggalkanmu, maka sekaranglah saatnya engkau menangisi rusaknya hatimu… <em>Allahul musta’aan wa ‘alaihit tuklaan</em>.</div>
<div></div>
<div>Sumber:</div>
<div>Penulis: <a href="http://abumushlih.com/">Abu Mushlih Ari Wahyudi</a></div>
<div>Artikel <a href="http://muslim.or.id/">www.muslim.or.id</a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=102&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/03/31/obat-penenang-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muslim.or.id/wp-content/uploads/2010/03/rsz_valentine_flowers07.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Menjenguk Orang Sakit</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/keutamaan-menjenguk-orang-sakit/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/keutamaan-menjenguk-orang-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 04:26:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sunnah Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/keutamaan-menjenguk-orang-sakit/</guid>
		<description><![CDATA[Keutamaan Menjenguk Orang Sakit Rasululloh shallAllohu &#8216;alaihi wasallam bersabda, yang artinya: &#8220;Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo&#8217;akannya agar mendapat rahmat hingga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=101&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Keutamaan Menjenguk Orang Sakit</h2>
<div>Rasululloh shallAllohu &#8216;alaihi wasallam bersabda, yang artinya: &#8220;Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo&#8217;akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo&#8217;akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.&#8221; (HR: At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=101&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/keutamaan-menjenguk-orang-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waspada! Predator Incar Anak Kita</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/waspada-predator-incar-anak-kita/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/waspada-predator-incar-anak-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 04:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangsa Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Rekan-rekan pembaca yang saya muliakan, bagi yang memiliki anak/adik maka harus wapada pada kejahatan melalui dunia internet. Sudah kewajiban kita sebagai kakak/orang tua untuk terus membaca, mencari ilmu, dan meningkatkan pengetahuan kita khususnya dalam seluk-beluk dunia maya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak/adik kita tercinta. Tentu masih segar dalam ingatan, beberapa waktu lalu pihak berwajib [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=98&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Rekan-rekan pembaca yang saya muliakan, bagi yang memiliki anak/adik maka harus wapada pada kejahatan melalui dunia internet. Sudah kewajiban kita sebagai kakak/orang tua untuk terus membaca, mencari ilmu, dan meningkatkan pengetahuan kita khususnya dalam seluk-beluk dunia maya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak/adik kita tercinta. Tentu masih segar dalam ingatan, beberapa waktu lalu pihak berwajib membongkar sindikat perdagangan seks anak-anak remaja (kebanyakan masih sekolah dan mahasiswi) via facebook. Anak-anak remaja ini diiming-imingi uang, dan –salah satunya&#8211; karena lemahnya pembinaan di tingkat keluarga, maka mereka pun terjerumus dalam bujuk rayu Iblis dan manusia-manusia jahat pengikut Setan.</p>
<p>Apalagi jika kita sebagai Sarjana Hukum, maka sudah tugas kita untuk terus mengawal proses legislasi baik di tingkat nasional maupun daerah, dan pelaksanaan hukum di lapangan, termasuk namun tidak terbatas pada memberi edukasi dan penyadaran bagi masyarakat luas akan bahayanya pornografi anak. Bayangkan jika adik atau anak kita sendiri yang menjadi korban, oleh karena itulah diperlukan kerja keras dan kerja sama semua pihak. Termasuk peran kita sebagai anggota keluarga (baik sebagai ayah, ibu, kakak atau adik) untuk membekali diri sendiri dengan keimanan, kemudian senantiasa berusaha menularkan ketaqwaan kepada anggota keluarga yang lain, menjalankan pengawasan yang bijaksana, dan memelihara kedekatan emosional yang baik antar anggota keluarga. Maka keluarga yang bertaqwa kepada Allah SWT tidak akan pernah bosan berdoa kepada Allah memohon perlindungan untuk keluarganya dari kejahatan manusia-manusia jahat di dunia ini, serta terus menerus memelihara ilmu dan pengetahuan akan bahaya dunia ini, dan menjaga hubungan harmonis antar anggota keluarga.</p>
<p>Berikut ini saya sampaikan artikel yang sangat penting, dari Harian KOMPAS, halaman 1, edisi Senin, 8 Februari 2010.</p>
<p>Predator Incar Anak Kita</p>
<p>Semua Pihak Harus Menyadari Ancaman Itu dan Mencari Solusinya</p>
<p>Jakarta, KOMPAS – Pertumbuhan penggunaan internet yang pesat di Indonesia telah diakui membawa pengaruh positif dalam berbagai hal. Namun, masih banyak yang terlupa di sisi lain internet juga berpotensi memberi dampak buruk, khususnya kepada golongan usia anak-anak.</p>
<p>Anak-anak dan remaja menjadi golongan paling rentan tersasar praktik kejahatan siber, seperti pencabulan. Kepala Unit Cyber Crime Badan Reserse Kriminal POLRI Kombes Petrus Reinhard Golose dan peneliti dari Pusat Kajian Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Kahardityo, mengungkapkan hali itu, pekan lalu. Kejahatan siber merupakan kejahatan berbasis teknologi informasi. Meski kerap disebut kejahatan maya, dampaknya nyata. Secara terpisah, keduanya menjelaskan, sejumlah pihak sepatutnya saat ini lebih menyadari ancaman tersebut dan mencari solusinya.</p>
<p>“Anak-anak dan remaja saat ini merupakan golongan masyarakat yang digital native. Sementara itu, generasi orangtua mereka saat ini masih cenderung menjadi digital immigrant. Akibatnya, kesadaran akan potensi negatif yang mengancam anak-anak dan remaja tidak disadari dan diseriusi oleh kalangan dewasa. Sebenarnya telah banyak hal yang bobol dari perhatian kita,” kata Kahardityo.</p>
<p>Anak-anak yang digambarkan sebagai digital native, menurut Kahardityo merupakan kalangan serupa penduduk asli di dunia digital saat ini. Mereka lahir dan tumbuh di era digital yang menjadikan mereka memiliki cara berpikir, berbicara, dan bertindak berbeda dengan generasi sebelumnya yang diibaratkan sebagai digital immigrant. Adapun kalangan orangtua saat ini diasosiasikan sebagai digital immigrant atau penduduk pendatang yang masih berusaha beradaptasi dengan dunia digital. Sekalipun, dunia tersebut awalnya ditemukan dan dikembangkan oleh penemu dari kalangan “imigran” itu sendiri.</p>
<p>Kahardityo mengatakan, mencuatnya berita soal praktik pemcabulan/prostitusi melalui media sosial Facebook yang terungkap di Surabaya, Jawa Timur, oleh polisi beberapa waktu lalu, meruapakan potret fenomena gunung es soal kejahatan siber berwujud pornografi yang menimpa anak atau remaja. Praktik yang lebih parah diyakini sebenarnya telah banyak terjadi, tetapi masih terkubur.</p>
<p>“Germo-germo digital, Bandar narkoba digital, judi digital, sekarang sudah bertumbuhan subur di Indonesia jika kita menelisik dan mengamati kehidupan di internet,” kata Kahardityo yang aktif mengamati pengaruh internet dalam kehidupan masyarakat.</p>
<p>Hasil riset</p>
<p>Berdasarkan hasil riset Yahoo di Indonesia yang bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres pada tahun 2009, pengguna terbesar internet adalah usia 15-19 tahun, sebesar 64 persen. Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, usia 0-18 tahun tergolong usia anak-anak. Riset itu dilakukan melalui survey terhadap 2000 responden. Sebanyak 53 persen dari kalangan remaja itu mengakses internet melalui warung intermet (warnet), sementara sebanyak 19 persen mengakses via telepon selular.</p>
<p>Sebagai gambaran, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2009 menyebutkan, pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 25 juta. Pertumbuhannya setiap tahun rata-rata 25 persen. Riset Nielsen juga mengungkapkan pengguna Facebook pada 2009 di Indonesia meningkat 700 persen disbanding pada tahun 2008.</p>
<p>Sementara pada periode tahun yang sama, pengguna Twitter yahun 2009 meningkat 3.700 persen. Sebagian besar pengguna interent berusia 15-39 tahun. Masyarakat Indonesia pengguna internet juga cenderung menghabiskan waktu lebih lama di internet dibanding tahun sebelumnya.</p>
<p>Senada dengan Kahardityo, Golose juga mengatakan, mengingat “kodrat” praktik kejahatan selalu mengikuti perkembangan teknologi, dunia siber merupakan ladang subur praktik kejahatan pada masa kini dan masa mendatang. Berbagai bentuk kejahatan konvensional bertransformasi ke dunia siber untuk memperluas cakupan secara efisien dan lintas batas/transnasional. Kejahatan siber menjadi sebuah keniscayaan zaman saat ini.</p>
<p>“Namun, kejahatan siber berkarakter memiliki fear of crime atau rasa terancam yang rendah sehingga itu membuat ancamannya kerap tidak disadari. Padahal, dampak kejahatan siber bisa secara nyata menjadi destruktif. Salah satu yang kita lupa adalah ancaman pornografi anak atau kejahatan seksual pada anak-anaka melalui internet. Sementara masyarakat kita masih sibuk dengan isu pornografi dewasa,” kata Golose.</p>
<p>Seks Virtual</p>
<p>Rendahnya kesadaran akan ancaman tersebut tercermin pula dari minimnya laporan polisi terkait<br />
kejahatan seksual terhadap anak-anak melalu internet. Meski demikian terdapat beberapa kasus yang pernah ditangani polisi berdasarkan informasi dari kepolisian di luar negeri, mengingat praktik kejahatan siber yang lintas batas Negara.</p>
<p>Golose mencontohkan, kejahatan seksual yang bisa menimpa anak-anak, misalnya, pelecehan seksual terhadap anak-anak melalui chat room dan media social seperti Facebook, Friendster, Twitter, dan lain-lain. Bentuknya mulai dari tak adanya kontak fisik, sampai yang berlanjut pada kontak fisik seperti yang terjadi di Surabaya.</p>
<p>Salah satu contoh chatting cabul di berbagai chat room. Unsur cabul itu bisa dimulai secara teks ataupun visual, baik foto maupun gambar video. Perangkat webcam sangat berpotensi memuluskan praktik pencabulan.</p>
<p>“Seperti contohnya virtual seks. Anak-anak chat dengan orang dewasa yang lalu menyuruhnya<br />
membuka baju, memperagakan suatu adegan, dan sebagainya. Lalu, itu semua direkam oleh pelaku<br />
untuk dinikmati sendiri ataupun dengan sesamanya, baik gratis maupun diperjualbelikan,” papar Golose.</p>
<p>Golose mengingatkan, orangtua kerap lengah ketika anak-anak mereka asyik berinternet, baik di rumah, melalui ponsel, maupun di warnet. Secara fisik anak tampak anteng dan baik-baik saja di depan perangkat digital, tetapi mereka boleh jadi telah terpapar hal-hal yang membahayakan, sekalipun fisiknya tidak terlihat tengah dalam kondisi yang berbahaya.</p>
<p>Pencabulan melalui internet itu besar kemungkinan akan berakhir pula di dunia nyata, misalnya pada akhirnya pelaku (predator anak) mengajak sang anak untuk bertemu.</p>
<p>“Sejauh ini, ancaman kejahatan seksual terhadap anak-anak melaui internet dilindungi melauli UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Pasal 27 ayat 1. Namun, merebaknya kasus Prita membuat banyak orang ingin merevisi pasal itu, yang di ayat tiganya memuat soal pencemaran nama baik,” ujar Golose.</p>
<p>Golose menyayangkan “efek samping” dari kasus Prita Mulyasari versus RS Omni Internasional, membuat sebagian masyaratakt merasa perundangan tersebut sebagai momok bagi masyarakat pengguna internet tanpa melihat fungsi positifnya.</p>
<p>“Jangan karena abuse of power pengguna pasalnya lantas seolah semua UU nya ditolak. Masyarakat jadi seperti tidak mau di atur di dunia siber, padahal kalau mengingat anak-anak, mereka kelompok paling rentan di dunia siber, “kata Golose.</p>
<p>Di Negara maju, meskipun masyarakatnya amat melek internet, anak tetap terproteksi melalui perangkat hukumnya. Seseorang dapat dikenai hukuman amat berat jika kedapatan menyimpan gambar anak dengan pose erotis. Di bandara, petugas juga kerap memeriksa laptop penumpang untuk memeriksa materi bermuatan pornografi anak.</p>
<p>Penyidik dari Unit Cyber Crime Ajun Komisaris Besar Faizal Thayeb menjelaskan, saat ini polisi belum terlalu banyak menangani masalah kejahatan seksual terhadap anak-anal melalui internet karena minimnya pengaduan. Beberapa kasus yang pernah ditangani misalnya, kasus pornografi anak melalui situs www.jualtocil.com, yang terbongkar Oktober 2009. Situs itu dibuat dan dikelola oleh warga Indonesia, berisi gambar anak-anak dari berbagai Negara.</p>
<p>Berdasarkan penyidikan, tingginya konseumen di Indoensia yang memesan rekaman gambar dari pengelola situs itu dapat diindikasi peminat pornografi anak di Indonesia kian tumbuh.</p>
<p>Menurut Faizal, polisi dapat mengungkap kasus itu atas kerja sama dengan Australian Federal Police dan US Immigrationand Customs Enforcement Attache Singapore. “Laporan soal praktik kejahatan seksual terhadap anak di internet selama ini kerap karena laporan dari luar negeri. Kejahatan ini borderless, lintas batas,” kata Faizal.</p>
<p>Pengelola situs yang memuat pencabulan anak-anak selama ini kerap memakai server di luar negeri. Meski demikian, kerja sama polisi antarnegara terkait pornografi anak dan terorisme menjadi prioritas penting kepolisian di Negara-negara maju.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p></div>
<div>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Insya Allah dalam tulisan selanjutnya, akan saya sajikan kepada pembaca terhormat, sebuah artikel, masih dari Harian KOMPAS, edisi Senin, 8 Februari 2010, halaman 26 tentang TIPS MENANGKAL “PREDATOR” ONLINE, dan mengetahui sejauh mana PASAR MENGGIURKAN BAGI “PREDATOR” ONLINE di INDONESIA.</p>
<p>Saya tidak/ belum mengetahui bagaimana hukum Islam mengatur Pelaku Perdagangan atau Eksploitasi Seksual Anak. Tetapi jika kita masuk dari sisi ta’zir (ta’zir adalah salah satu pintu kemudahan yang diberikan Hukum Pidana Islam untuk sanksi bagi perbuatan pidana yang tidak diatur secara jelas di dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi, serta yurisprudensi terdahulu) maka ada kemungkinan untuk menghukum mati pembuat situs porno anak, pelaku perdagangan atau eksploitasi seksual terhadap anak via internet. Kalau hukuman mati dirasa terlalu berat, maka bisa juga dilakukan hukuman cambuk dan diasingkan ke luar Indonesia selama setahun. Untuk pelaku pemerkosaan, pelaku zina (kontak fisik langsung) maka hukumannya sudah jelas, yaitu hukuman mati bagi pemerkosa yang sudah menikah/pernah menikah. Dan cambuk 100 kali bagi yang belum menikah plus diasingkan selama setahun ke luar negeri. Saya yakin, insya Allah, jika hukum ini terealisasi, maka akan membuat efek jera yang amat sangat, dan jelas pelaku kejahatan dunia maya akan berpikir ulang 100 kali untuk berbuat jahat.</p>
<p>Ya Allah,lindungilah diri dan keluarga kami dari kejahatan setan dan manusia-manusia jahat di dunia ini. Berilah kami semua, petunjuk dan kekuatan untuk bersama-sama berperang melawan kebejatan manusia-manusia jahat. Ya Allah, ampuni diri-diri kami yang lalai menjalankan hukum Mu, tak ada tempat meminta dan memohon kecuali kepada Mu, hancurkanlah kejahatan dengan sehancur-hancurnya. Allahumma Amiin.</p></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=98&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2010/02/10/waspada-predator-incar-anak-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HADITS-HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN SHALAT DAN PUASA DI BULAN RAJAB</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2009/06/25/hadits-hadits-palsu-tentang-keutamaan-shalat-dan-puasa-di-bulan-rajab/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2009/06/25/hadits-hadits-palsu-tentang-keutamaan-shalat-dan-puasa-di-bulan-rajab/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 00:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sunnah Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[HADITS-HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN SHALAT DAN PUASA DI BULAN RAJAB Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Bagian Pertama dari Dua Tulisan 1/2 Apabila kita memperhatikan hari-hari, pekan-pekan, bulan-bulan, sepanjang tahun serta malam dan siangnya, niscaya kita akan mendapatkan bahwa Allah Yang Maha Bijaksana mengistimewakan sebagian dari sebagian lainnya dengan keistimewaan dan keutamaan tertentu. Ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=93&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HADITS-HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN SHALAT DAN PUASA DI BULAN RAJAB</p>
<p>Oleh<br />
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas<br />
Bagian Pertama dari Dua Tulisan 1/2</p>
<p>Apabila kita memperhatikan hari-hari, pekan-pekan, bulan-bulan, sepanjang tahun serta malam dan siangnya, niscaya kita akan mendapatkan bahwa Allah Yang Maha Bijaksana mengistimewakan sebagian dari sebagian lainnya dengan keistimewaan dan keutamaan tertentu. Ada bulan yang dipandang lebih utama dari bulan lainnya, misalnya bulan Ramadhan dengan kewajiban puasa pada siangnya dan sunnah menambah ibadah pada malamnya. Di antara bulan-bulan itu ada pula yang dipilih sebagai bulan haram atau bulan yang dihormati, dan diharamkan berperang pada bulan-bulan itu.</p>
<p>Allah juga mengkhususkan hari Jum’at dalam sepekan untuk berkumpul shalat Jum’at dan mendengarkan khutbah yang berisi peringatan dan nasehat.</p>
<p>Ibnul Qayyim menerangkan dalam kitabnya, Zaadul Ma’aad,[1] bahwa Jum’at mempunyai lebih dari tiga puluh keutamaan, kendatipun demikian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengkhususkan ibadah pada malam Jum’at atau puasa pada hari Jum’at, sebagaimana sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.</p>
<p>“Artinya : Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Janganlah kalian mengkhususkan malam Jum’at untuk beribadah dari malam-malam yang lain dan jangan pula kalian mengkhususkan puasa pada hari Jum’at dari hari-hari yang lainnya, kecuali bila bertepatan (hari Jum’at itu) dengan puasa yang biasa kalian berpuasa padanya.” [HR. Muslim (no. 1144 (148)) dan Ibnu Hibban (no. 3603), lihat Silsilatul Ahaadits ash-Shahihah (no. 980)]</p>
<p>Allah Yang Mahabijaksana telah mengutamakan sebagian waktu malam dan siang dengan menjanjikan terkabulnya do’a dan terpenuhinya permintaan. Demikian Allah mengutamakan tiga generasi pertama sesudah diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mereka dianggap sebagai generasi terbaik apabila dibandingkan dengan generasi berikutnya sampai hari Kiamat. Ada beberapa tempat dan masjid yang diutamakan oleh Allah dibandingkan tempat dan masjid lainnya. Semua hal tersebut kita ketahui berdasarkan hadits-hadits yang shahih dan contoh yang benar.</p>
<p>Adapun tentang bulan Rajab, keutamaannya dalam masalah shalat dan puasa padanya dibanding dengan bulan-bulan yang lainnya, semua haditsnya sangat lemah dan palsu. Oleh karena itu tidak boleh seorang Muslim mengutamakan dan melakukan ibadah yang khusus pada bulan Rajab.</p>
<p>Di bawah ini akan saya berikan contoh hadits-hadits palsu tentang keutamaan shalat dan puasa di bulan Rajab.</p>
<p>HADITS PERTAMA<br />
“Artinya : Rajab bulan Allah, Sya’ban bulanku dan Ramadhan adalah bulan ummatku”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI “ MAUDHU’</p>
<p>Kata Syaikh ash-Shaghani (wafat th. 650 H): “Hadits ini maudhu’.” [Lihat Maudhu’atush Shaghani (I/61, no. 129)]</p>
<p>Hadits tersebut mempunyai matan yang panjang, lanjutan hadits itu ada lafazh:</p>
<p>“Artinya : Janganlah kalian lalai dari (beribadah) pada malam Jum’at pertama di bulan Rajab, karena malam itu Malaikat menamakannya Raghaaib&#8230;”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI MAUDHU’</p>
<p>Kata Ibnul Qayyim (wafat th. 751 H): “Hadits ini diriwayatkan oleh ‘Abdur Rahman bin Mandah dari Ibnu Jahdham, telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Muhammad bin Sa’id al-Bashry, telah menceritakan kepada kami Khalaf bin ‘Abdullah as-Shan’any, dari Humaid Ath-Thawil dari Anas, secara marfu’. [Al-Manaarul Muniif fish Shahih wadh Dha’if (no. 168-169)]</p>
<p>Kata Ibnul Jauzi (wafat th. 597 H): “Hadits ini palsu dan yang tertuduh memalsukannya adalah Ibnu Jahdham, mereka menuduh sebagai pendusta. Aku telah mendengar Syaikhku Abdul Wahhab al-Hafizh berkata: “Rawi-rawi hadits tersebut adalah rawi-rawi yang majhul (tidak dikenal), aku sudah periksa semua kitab, tetapi aku tidak dapati biografi hidup mereka.” [Al-Maudhu’at (II/125), oleh Ibnul Jauzy]</p>
<p>Imam adz-Dzahaby berkata: “ ’Ali bin ‘Abdullah bin Jahdham az-Zahudi, Abul Hasan Syaikhush Shuufiyyah pengarang kitab Bahjatul Asraar dituduh memalsukan hadits.”</p>
<p>Kata para ulama lainnya: “Dia dituduh membuat hadits palsu tentang shalat ar-Raghaa&#8217;ib.” [Periksa: Mizaanul I’tidal (III/142-143, no. 5879)]</p>
<p>HADITS KEDUA<br />
“Artinya : Keutamaan bulan Rajab atas bulan-bulan lainnya seperti keutamaan al-Qur&#8217;an atas semua perkataan, keutamaan bulan Sya’ban seperti keutamaanku atas para Nabi, dan keutamaan bulan Ramadhan seperti keutamaan Allah atas semua hamba.”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI MAUDHU’</p>
<p>Kata al Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalany: “Hadits ini palsu.” [Lihat al-Mashnu’ fii Ma’rifatil Haditsil Maudhu’ (no. 206, hal. 128), oleh Syaikh Ali al-Qary al-Makky (wafat th. 1014 H)]</p>
<p>HADITS KETIGA:<br />
“Artinya : Barangsiapa shalat Maghrib di malam pertama bulan Rajab, kemudian shalat sesudahnya dua puluh raka’at, setiap raka’at membaca al-Fatihah dan al-Ikhlash serta salam sepuluh kali. Kalian tahu ganjarannya? Sesungguhnya Jibril mengajarkan kepadaku demikian.” Kami berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui, dan berkata: ‘Allah akan pelihara dirinya, hartanya, keluarga dan anaknya serta diselamatkan dari adzab Qubur dan ia akan melewati as-Shirath seperti kilat tanpa dihisab, dan tidak disiksa.’”</p>
<p>Keterangan: HADITS MAUDHU’</p>
<p>Kata Ibnul Jauzi: “Hadits ini palsu dan kebanyakan rawi-rawinya adalah majhul (tidak dikenal biografinya).” [Lihat al-Maudhu’at Ibnul Jauzy (II/123), al-Fawaa'idul Majmu’ah fil Ahaadits Maudhu’at oleh as-Syaukany (no. 144) dan Tanziihus Syari’ah al-Marfu’ah ‘anil Akhbaaris Syanii’ah al-Maudhu’at (II/89), oleh Abul Hasan ‘Ali bin Muhammad bin ‘Araaq al-Kinani (wafat th. 963 H).]</p>
<p>HADITS KEEMPAT<br />
“Artinya : Barangsiapa puasa satu hari di bulan Rajab dan shalat empat raka’at, di raka’at pertama baca ‘ayat Kursiy’ seratus kali dan di raka’at kedua baca ‘surat al-Ikhlas’ seratus kali, maka dia tidak mati hingga melihat tempatnya di Surga atau diperlihatkan kepadanya (sebelum ia mati)”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI MAUDHU’</p>
<p>Kata Ibnul Jauzy: “Hadits ini palsu, dan rawi-rawinya majhul serta seorang perawi yang bernama ‘Utsman bin ‘Atha’ adalah perawi matruk menurut para Ahli Hadits.” [Al-Maudhu’at (II/123-124).]</p>
<p>Menurut al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalany, ‘Utsman bin ‘Atha’ adalah rawi yang lemah. [Lihat Taqriibut Tahdziib (I/663 no. 4518)]</p>
<p>HADITS KELIMA<br />
“Artinya : Barangsiapa puasa satu hari di bulan Rajab (ganjarannya) sama dengan berpuasa satu bulan.”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI SANGAT LEMAH</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan oleh al-Hafizh dari Abu Dzarr secara marfu’.</p>
<p>Dalam sanad hadits ini ada perawi yang bernama al-Furaat bin as-Saa&#8217;ib, dia adalah seorang rawi yang matruk. [Lihat al-Fawaa-id al-Majmu’ah (no. 290)]<br />
Kata Imam an-Nasa&#8217;i: “Furaat bin as-Saa&#8217;ib Matrukul hadits.” Dan kata Imam al-Bukhari dalam Tarikhul Kabir: “Para Ahli Hadits meninggalkannya, karena dia seorang rawi munkarul hadits, serta dia termasuk rawi yang matruk kata Imam ad-Daraquthni.” [Lihat adh-Dhu’afa wa Matrukin oleh Imam an-Nasa'i (no. 512), al-Jarh wat Ta’dil (VII/80), Mizaanul I’tidal (III/341) dan Lisaanul Mizaan (IV/430).]</p>
<p>HADITS KEENAM<br />
“Artinya : Sesungguhnya di Surga ada sungai yang dinamakan ‘Rajab’ airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu, barangsiapa yang puasa satu hari pada bulan Rajab maka Allah akan memberikan minum kepadanya dari air sungai itu.”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI BATHIL</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan oleh ad-Dailamy (I/2/281) dan al-Ashbahany di dalam kitab at-Targhib (I-II/224) dari jalan Mansyur bin Yazid al-Asadiy telah menceritakan kepada kami Musa bin ‘Imran, ia berkata: “Aku mendengar Anas bin Malik berkata, &#8230;”</p>
<p>Imam adz-Dzahaby berkata: “Mansyur bin Yazid al-Asadiy meriwayatkan darinya, Muhammad al-Mughirah tentang keutamaan bulan Rajab. Mansyur bin Yazid adalah rawi yang tidak dikenal dan khabar (hadits) ini adalah bathil.” [Lihat Mizaanul I’tidal (IV/ 189)]</p>
<p>Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albany berkata: “Musa bin ‘Imraan adalah majhul dan aku tidak mengenalnya.” [Lihat Silsilah Ahaadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah (no. 1898)]</p>
<p>HADITS KETUJUH.<br />
“Artinya : Barangsiapa berpuasa tiga hari pada bulan Rajab, dituliskan baginya (ganjaran) puasa satu bulan, barangsiapa berpuasa tujuh hari pada bulan Rajab, maka Allah tutupkan baginya tujuh buah pintu api Neraka, barangsiapa yang berpuasa delapan hari pada bulan Rajab, maka Allah membukakan baginya delapan buah pintu dari pintu-pintu Surga. Dan barang siapa puasa nishfu (setengah bulan) Rajab, maka Allah akan menghisabnya dengan hisab yang mudah.”</p>
<p>Keterangan: HADITS INI PALSU</p>
<p>Hadits ini termaktub dalam kitab al-Fawaa&#8217;idul Majmu’ah fil Ahaadits al-Maudhu’ah (no. 288). Setelah membawakan hadits ini asy-Syaukani berkata: “Suyuthi membawakan hadits ini dalam kitabnya, al-Laaliy al-Mashnu’ah, ia berkata: ‘Hadits ini diriwayatkan dari jalan Amr bin al-Azhar dari Abaan dari Anas secara marfu’.’”</p>
<p>Dalam sanad hadits tersebut ada dua perawi yang sangat lemah:</p>
<p>[1]. ‘Amr bin al-Azhar al-‘Ataky.<br />
Imam an-Nasa-i berkata: “Dia Matrukul Hadits.” Sedangkan kata Imam al-Bukhari: “Dia dituduh sebagai pendusta.” Kata Imam Ahmad: “Dia sering memalsukan hadits.” [Periksa, adh-Dhu’afa wal Matrukin (no. 478) oleh Imam an-Nasa-i, Mizaanul I’tidal (III/245-246), al-Jarh wat Ta’dil (VI/221) dan Lisaanul Mizaan (IV/353)]</p>
<p>[2]. Abaan bin Abi ‘Ayyasy, seorang Tabi’in shaghiir.<br />
Imam Ahmad dan an-Nasa-i berkata: “Dia Matrukul Hadits (ditinggalkan haditsnya).” Kata Yahya bin Ma’in: “Dia matruk.” Dan beliau pernah berkata: “Dia rawi yang lemah.” [Periksa: Adh Dhu’afa wal Matrukin (no. 21), Mizaanul I’tidal (I/10), al-Jarh wat Ta’dil (II/295), Taqriibut Tahdzib (I/51, no. 142)]</p>
<p>Hadits ini diriwayatkan juga oleh Abu Syaikh dari jalan Ibnu ‘Ulwan dari Abaan. Kata Imam as-Suyuthi: “Ibnu ‘Ulwan adalah pemalsu hadits.” [Lihat al-Fawaaidul Majmu’ah (hal. 102, no. 288).</p>
<p>Sebenarnya masih banyak lagi hadits-hadits tentang keutamaan Rajab, shalat Raghaa'ib dan puasa Rajab, akan tetapi karena semuanya sangat lemah dan palsu, penulis mencukupkan tujuh hadits saja.</p>
<p>[Disalin dari kitab Ar-Rasaail Jilid-1, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Abdullah, Cetakan Pertama Ramadhan 1425H/Oktober 2004M]<br />
_________<br />
Foote Note<br />
[1]. Zaadul Ma’aad (I/375) cet. Muassasah ar-Risalah.</p>
<p><span> &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span></p>
<div><span>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</span>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
HADITS-HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN SHALAT DAN PUASA DI BULAN RAJAB</p>
<p>Oleh<br />
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas<br />
Bagian Terkahir dari Dua Tulisan 2/2</p>
<p>PENJELASAN PARA ULAMA TENTANG MASALAH RAJAB</p>
<p>[1]. Imam Ibnul Jauzy menerangkan bahwa hadits-hadits tentang Rajab, Raghaa&#8217;ib adalah palsu dan rawi-rawi majhul. [Lihat al-Maudhu’at (II/123-126)]</p>
<p>[2]. Kata Imam an-Nawawy:<br />
“Shalat Raghaa-ib ini adalah satu bid’ah yang tercela, munkar dan jelek.” [Lihat as-Sunan wal Mubtada’at (hal. 140)]</p>
<p>Kemudian Syaikh Muhammad Abdus Salam Khilidhir, penulis kitab as-Sunan wal Mubtada’at berkata: “Ketahuilah setiap hadits yang menerangkan shalat di awal Rajab, pertengahan atau di akhir Rajab, semuanya tidak bisa diterima dan tidak boleh diamalkan.” [ Lihat as-Sunan wal Mubtada’at (hal. 141)]</p>
<p>[3]. Kata Syaikh Muhammad Darwiisy al-Huut: “Tidak satupun hadits yang sah tentang bulan Rajab sebagaimana kata Imam Ibnu Rajab.” [Lihat Asnal Mathaalib (hal. 157)]</p>
<p>[4]. Kata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (wafat th. 728 H): “Adapun shalat Raghaa&#8217;ib, tidak ada asalnya (dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam), bahkan termasuk bid’ah&#8230;. Atsar yang menyatakan (tentang shalat itu) dusta dan palsu menurut kesepakatan para ulama dan tidak pernah sama sekali disebutkan (dikerjakan) oleh seorang ulama Salaf dan para Imam&#8230;”</p>
<p>Selanjutnya beliau berkata lagi: “Shalat Raghaa&#8217;ib adalah BID’AH menurut kesepakatan para Imam, tidak pernah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyu-ruh melaksanakan shalat itu, tidak pula disunnahkan oleh para khalifah sesudah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak pula seorang Imam pun yang menyunnahkan shalat ini, seperti Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah, Imam ats-Tsaury, Imam al-Auzaiy, Imam Laits dan selain mereka.</p>
<p>Hadits-hadits yang diriwayatkan tentang itu adalah dusta menurut Ijma’ para Ahli Hadits. Demikian juga shalat malam pertama bulan Rajab, malam Isra’, Alfiah nishfu Sya’ban, shalat Ahad, Senin dan shalat hari-hari tertentu dalam satu pekan, meskipun disebutkan oleh sebagian penulis, tapi tidak diragukan lagi oleh orang yang mengerti hadits-hadits tentang hal tersebut, semuanya adalah hadits palsu dan tidak ada seorang Imam pun (yang terkemuka) menyunnahkan shalat ini&#8230; Wallahu a’lam.” [Lihat Majmu’ Fataawa (XXIII/132, 134)]</p>
<p>[5]. Kata Ibnu Qayyim al-Jauziyyah:<br />
“Semua hadits tentang shalat Raghaa&#8217;ib pada malam Jum’at pertama di bulan Rajab adalah dusta yang diada-adakan atas nama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan semua hadits yang menyebutkan puasa Rajab dan shalat pada beberapa malamnya semuanya adalah dusta (palsu) yang diada-adakan.” [Lihat al-Manaarul Muniif fish Shahiih wadh Dha’iif (hal. 95-97, no. 167-172) oleh Ibnul Qayyim, tahqiq: ‘Abdul Fattah Abu Ghaddah]</p>
<p>[6]. Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalany mengatakan dalam kitabnya, Tabyiinul ‘Ajab bima Warada fii Fadhli Rajab:<br />
“Tidak ada riwayat yang sah yang menerangkan tentang keutamaan bulan Rajab dan tidak pula tentang puasa khusus di bulan Rajab, serta tidak ada pula hadits yang shahih yang dapat dipegang sebagai hujjah tentang shalat malam khusus di bulan Rajab.”</p>
<p>[7]. Imam al-‘Iraqy yang mengoreksi hadits-hadits yang terdapat dalam kitab Ihya’ ‘Uluumuddin, menerangkan bahwa hadits tentang puasa dan shalat Raghaa&#8217;ib adalah hadits maudhu’ (palsu). [Lihat Ihya’ ‘Uluumuddin (I/202)]</p>
<p>[8]. Imam asy-Syaukani menukil perkataan ‘Ali bin Ibra-him al-‘Aththaar, ia berkata dalam risalahnya: “Sesungguhnya riwayat tentang keutamaan puasa Rajab, semuanya adalah palsu dan lemah, tidak ada asalnya (dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam).” [Lihat al-Fawaa-idul Majmu’ah fil Ahaaditsil Maudhu’ah (hal. 381)]</p>
<p>[9]. Syaikh Abdus Salam, penulis kitab as-Sunan wal Mubtada’at menyatakan: “Bahwa membaca kisah tentang Isra’ dan Mi’raj dan merayakannya pada malam tang-gal dua puluh tujuh Rajab adalah BID’AH. Berdzikir dan mengadakan peribadahan tertentu untuk merayakan Isra’ dan Mi’raj adalah BID’AH, do’a-do’a yang khusus dibaca pada bulan Rajab dan Sya’ban semuanya tidak ada sumber (asal pengambilannya) dan BID’AH, sekiranya yang demikian itu perbuatan baik, niscaya para Salafush Shalih sudah melaksanakannya.” [Lihat as-Sunan wal Mubtada’at (hal. 143)]</p>
<p>[10]. Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz, ketua Dewan Buhuts ‘Ilmiyyah, Fatwa, Da’wah dan Irsyad, Saudi Arabia, beliau berkata dalam kitabnya, at-Tahdzir minal Bida’ (hal. 8): “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Shahabatnya tidak pernah mengadakan upacara Isra’ dan Mi’raj dan tidak pula mengkhususkan suatu ibadah apapun pada malam tersebut. Jika peringatan malam tersebut disyar’iatkan, pasti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan kepada ummat, baik melalui ucapan maupun perbuatan. Jika pernah dilakukan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, pasti diketahui dan masyhur, dan ten-tunya akan disampaikan oleh para Shahabat kepada kita&#8230;</p>
<p>Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling banyak memberi nasihat kepada manusia, beliau telah menyampaikan risalah kerasulannya sebaik-baik penyampaian dan telah menjalankan amanah Allah dengan sempurna.</p>
<p>Oleh karena itu, jika upacara peringatan malam Isra’ dan Mi’raj dan merayakan itu dari agama Allah, ten-tunya tidak akan dilupakan dan disembunyikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi karena hal itu tidak ada, maka jelaslah bahwa upacara tersebut bukan dari ajaran Islam sama sekali. Allah telah menyempurnakan agama-Nya bagi ummat ini, mencukupkan nikmat-Nya dan Allah mengingkari siapa saja yang berani mengada-adakan sesuatu yang baru dalam agama, karena cara tersebut tidak dibenarkan oleh Allah:</p>
<p>“Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam jadi agama bagimu.” [Al-Maa-idah: 3]</p>
<p>KHATIMAH</p>
<p>Orang yang mempunyai bashirah dan mau mendengarkan nasehat yang baik, dia akan berusaha meninggalkan segala bentuk bid’ah, karena setiap bid’ah adalah sesat, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:</p>
<p>“Artinya : Tiap-tiap bid’ah itu sesat dan tiap-tiap kesesatan di Neraka.”<br />
[HSR. An-Nasa'i (III/189) dari Jabir radhiyallahu ‘anhu dalam Shahih Sunan an-Nasa'i (I/346 no. 1487) dan Misykatul Mashaabih (I/51)]</p>
<p>Para ulama, ustadz, kyai yang masih membawakan hadits-hadits yang lemah dan palsu, maka mereka digo-longkan sebagai pendusta.</p>
<p>Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p>Dari Samurah bin Jundub dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang-siapa yang menceritakan satu hadits dariku, padahal dia tahu bahwa hadits itu dusta, maka dia termasuk salah seorang dari dua pendusta.” [HSR. Ahmad (V/20), Muslim (I/7) dan Ibnu Majah (no. 39)]</p>
<p>[Disalin dari kitab Ar-Rasaail Jilid-1, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Abdullah, Cetakan Pertama Ramadhan 1425H/Oktober 2004M]<br />
_______<br />
MARAJI’<br />
[1]. Shahih al-Bukhari.<br />
[2]. Shahih Muslim.<br />
[3]. Sunan an-Nasaa-i.<br />
[4]. Sunan Ibni Majah.<br />
[5]. Musnad Imam Ahmad.<br />
[6]. Shahih Ibni Hibban.<br />
[7]. Zaadul Ma’aad fii Hadyi Khairil ‘Ibaad, oleh Syaikhul Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, cet. Mu-assasah ar-Risalah, th. 1412 H.<br />
[8]. Maudhu’atush Shaghani.<br />
[9]. Al-Manaarul Muniif fish Shahih wadh Dha’if, oleh Syaikhul Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah.<br />
[10]. Al-Maudhu’at, oleh Imam Ibnul Jauzy, cet. Daarul Fikr, th. 1403 H.<br />
[11]. Mizaanul I’tidal, oleh Imam adz-Dzahaby, tahqiq: ‘Ali Muhammad al-Bajaawy, cet. Daarul Fikr.<br />
[12]. Al-Mashnu’ fii Ma’rifatil Haditsil Maudhu’, oleh Syaikh Ali al-Qary al-Makky.<br />
[13]. Al-Fawaa-idul Majmu’ah fil Ahaadits Maudhu’at oleh asy-Syaukany, tahqiq: Syaikh ‘Abdurrahman al-Ma’allimy, cet. Al-Maktab al-Islamy, th. 1407 H.<br />
[14]. Tanziihus Syari’ah al-Marfu’ah ‘anil Akhbaaris Syanii’ah al-Maudhu’at, oleh Abul Hasan ‘Ali bin Muhammad bin ‘Araaq al-Kinani.<br />
[15]. Taqriibut Tahdziib, oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqa-lany, cet. Daarul Kutub al-‘Ilmiyyah.<br />
[16]. Adh-Dhu’afa wa Matrukin, oleh Imam an-Nasa-i.<br />
[17]. At-Taghib wat Tarhib, oleh Imam al-Mundziri.<br />
[18]. Silsilah Ahaadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah, oleh Imam Muhammad Nashiruddin al-Albany.<br />
[19]. Al-Laali al-Mashnu’ah, oleh al-Hafizh as-Suyuthy.<br />
[20]. Adh-Dhu’afa wal Matrukin, oleh Imam an-Nasa-i.<br />
[21]. Al-Jarhu wat Ta’dil, oleh Imam Ibnu Abi Hatim ar-Razy.<br />
[22]. As-Sunan wal Mubtada’at, oleh Muhammad Abdus Salam Khilidhir.<br />
[23]. Asnal Mathaalib fii Ahaadits Mukhtalifatil Maraatib, oleh Muhammad Darwisy al-Huut.<br />
[24]. Majmu’ Fataawa, oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah.<br />
[25]. Al-Manaarul Muniif fis Shahih wadh Dha’if, oleh Syaikhul Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah.<br />
[26]. Tabyiinul ‘Ajab bimaa Warada fiii Fadhli Rajab, oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalany.<br />
[27]. Ihya’ ‘Uluumuddin, oleh Imam al-Ghazzaly.<br />
[28]. At-Tahdziir minal Bida’, oleh Imam ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baaz.<br />
[29]. Misykaatul Mashaabih, oleh Imam at-Tibrizy, takhrij: Imam Muhammad Nashiruddin al-Albany.</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=93&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2009/06/25/hadits-hadits-palsu-tentang-keutamaan-shalat-dan-puasa-di-bulan-rajab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tadabbur Surah Saba’ ayat 23-45</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/25/tadabbur-surah-saba%e2%80%99-ayat-23-45/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/25/tadabbur-surah-saba%e2%80%99-ayat-23-45/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 02:43:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bersama DR. Daud Rasyid, MA dan Ust. Yumroni, Lc., MA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Tadabbur Surah Saba’ ayat 23-45 Katakanlah hai Muhammad: Panggilah orang-orang yang kamu anggap, yang kamu besarkan, yang kamu agung-agungkan selain Allah. Mereka tidak memiliki walau sebesar atom pun di langit dan di bumi. Mereka tidak punya kawan dan juga tidak memiliki penolong. Jadi nanti orang yang mempunyai sembahan-sembahan selain Allah akan disuruh mencari sembahan-sembahannya dulu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=36&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadabbur Surah Saba’ ayat 23-45</p>
<p>Katakanlah hai Muhammad: Panggilah orang-orang yang kamu anggap, yang kamu besarkan, yang kamu agung-agungkan selain Allah. Mereka tidak memiliki walau sebesar atom pun di langit dan di bumi. Mereka tidak punya kawan dan juga tidak memiliki penolong.</p>
<p>Jadi nanti orang yang mempunyai sembahan-sembahan selain Allah akan disuruh mencari sembahan-sembahannya dulu di dunia dan meminta tolong darinya. Tetapi ternyata mereka tidak memiliki apapun di langit dan di bumi, tidak bisa menolong walau sedikitpun. Hanya Allah lah yang dapat memberikan pertolongan kepada siapa yang Ia kehendaki.<br />
Kalau zaman sekarang ini, sembahan-sembahan atau thogut contohnya adalah isme-isme di luar Al Islam seperti nasionalisme, sekularisme, pruralisme, liberalisme, humanisme, feminisme, dan lain-lain diagung-agungkan. Nanti Allah swt akan menyuruh kepada manusia yang ingkar itu untuk memanggil isme-isme yang dulu mereka agung-agungkan itu. Tetapi, sesuai janji Allah, isme-isme itu tidak akan dapat menolongnya, walau sedikitpun.  Jadi, seorang mukmin haruslah yakin bahwa hanya Al Islam inilah yang akan menyelamatkan. Satu-satunya Allah lah yang akan menyelamatkannya. Maka disaat itulah penyesalan terjadi. Jadi orang yang sukses disaat itu adalah orang-orang yang sudah mengenal kebenaran dan istiqomah di atas kebenaran itu. Walaupun di dunia istiqomah ini sulit, bisa tersisih dari lingkungan, bahkan kerap mendapat cap teroris, garis keras, kaku, tidak mau mengikuti perkembangan zaman, yang berfikir masa lalu, tidak berfikir ke depan, dan sebagainya. Insya Allah orang-orang yang istiqomah ini adalah orang-orang yang selamat dan menang di mata Allah. Justru orang yang mengangungkan pembela-pembela selain Allah, selain Al Islam, akan disuruh Allah datangkan isme-isme yang mereka agung-agungkan dahulu di dunia. Mereka akan disuruh meminta pertolongan pada isme-isme nya itu. Tapi thogut-thogut itu tidak akan bisa menolongnya.  Jadi mukmin harus yakin Al Islam inilah yang akan menyelamatkannya. Satu-satunya Allah lah yang akan menyelamatkan.<br />
Mukmin sejati tidak akan mau sedikitpun beralih dari keimanan, ia akan memegang dengan teguh kebenaran itu. Kalau orang melepaskan kekufuran kemudian kembali kepada Islam maka inilah kemuliaan, tetapi apabila orang setelah mengenal Islam ia menjadi nasionalis, maka sesungguhnya ini adalah musibah baginya.<br />
Nasionalisme inilah wujud nyata paham ashobiyah. Membangga-banggakan bangsa dan ismenya. Apa lah gunanya membangga-banggakan sesuatu yang tidak berasal dari Allah Azza wa Jalla? Yang dibuat manusia apapun paham itu sesungguhnya adalah paham palsu. Baik dipaksa atau dirayu kepada kita untuk memeluknya.<br />
Tidak ada pembelaan nanti di sisi Allah kecuali orang yang diizinkan oleh Allah swt. Siapa itu? Rasulullah saw lah yang nanti akan memberikan syafaat kepada umat manusia.<br />
Jadi Al Qur’an bila ditadabburi merupakan penguatan bagi keimanan kita bahwa Al Islam itulah segala-galanya. Sehingga nanti hanya orang yang diberikan Allah izin yang akan memberi syafaat. Mereka yang nanti rasa takut dihilangkan dari dalam hatinya, mereka akan bertanya: “Apa tadi yang dikatakan oleh RabbMu?”. Mereka berkata: “Yang dikatakan oleh Tuhan Kami adalah Al Haq.” Pernyataan tegas ini juga harus kita katakan pada siapapun di dunia ini, termasuk orang-orang kafir dan sekuler. Sampaikan Al Haq kepada mereka sekalipun dicap aneh, dicap teroris, garis keras, dan sebagainya. Sesungguhnya mukmin yang sejati gigih dan teguh memegang Al Haq.</p>
<p>Katakanlah hai Muhammad, siapakah yg memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi?  Katakanlah: Allah. Dan kalian berada di atas petunjuk atau dalam kesesatan yang nyata.</p>
<p>Yang memegang Al Islam berada di atas hudan (petunjuk), sementara mereka yang melepas Islamlah yang berada fi dolalin mubin (dalam kesesatan yang nyata).<br />
Ayat-ayat seperti ini lah yang menguatkan posisi kita sebagai mukmin. Mukmin yang senantiasa mentadabburi kitabullah atas izin Allah tidak akan mudah terpengaruh oleh debu dunia, politik yang kotor, uang, dan lain sebagainya.</p>
<p>Maka katakanlah hai Muhammad, kalian tidak akan dimintakan pertanggungjawaban atas yang kami lakukan dan begitu juga tidak akan diminta pertanggungjawaban tentang apa yang kamu lakukan.</p>
<p>Jadi tanggungjawab sendiri-sendiri, tidak ada pengalihan tanggung jawab. Tidak ada dosa warisan dalam Islam. Siapa berbuat dia yang bertanggungjawab.<br />
Kalau orang mau mentadabburi dan memahami ayat ini insya Allah akan muncul rasa waspada, hati-hati, dan bertanggungjawab dalam bertindak. Dia tidak akan mudah mengekor dan tidak mau asal ikut-ikutan. Taklid membabi buta pada manusia adalah sangat berbahaya tanpa di atas petunjuk.  Di dunia, manusia model semacam ini bisa bilang dia akan bertanggungjawab dunia akhirat sekalipun tindakannya salah. Tapi di akhirat itu semua bohong. Tidak akan ada orang yang berani mau bertanggungjawab pada  kesalahan orang lain. Di akhirat ia akan lepas tangan., membela diri dan menyalahkan orang-orang yang mengikutnya, siapa suruh ikut dirinya. Jadi salah atau benar ikut saja, ini tidak ada dalam Islam.<br />
Dalam sebuah ayat dikatakan bahwa:<br />
Katakanlah Muhammad : aku mengajak manusia ke jalan Allah diatas kesadaran, bashiroh, kebenaran aku dan orang-orang yang mengikuti aku. Jadi bukan mau benar atau salah yang penting ikut aku!!! Jadi dakwah yang benar adalah dakwah yang taklid dan mengajak pada sumber kebenaran, yaitu Al Qur’an dan Assunnah. Manusia itu tidak lepas dari kesalahan. Ketika ia sudah keluar dari Al Qur’an dan Assunnah jangan ikuti. Jadi Islam ini mengajak orang untuk cerdas. Tidak asal taklid.</p>
<p>Inilah pentingnya kita memahami Al Qur’an,. Supaya mengetahui jalan yang benar. Hidup di dunia  tanpa Al Qur’an, pasti tersesat. Lihatlah manusia yang banyak sekarang ini, kaum muslimin. Kemana arus kesitulah mereka ikut. Anak-anak mudanya  diombang-ambingkan oleh serangan budaya yang melalaikan manusia dari mengingat Allah. Tren fashion, musik, berbagai budaya barat, menghabiskan waktu dan masa muda mereka. Bagaimana mereka nanti ketika ditanya Allah tentang masa mudanya untuk apa digunakan. Orangtuanya juga menghabiskan sisa usia mereka di padang golf, lapangan tennis, bepergian, justru bukan menghabiskan waktunya dengan Al Qur’an. Seolah-olah mereka mengatakan, sesungguhnya hari akhir (hari perhitungan amal dan dosa) itu nanti adalah hari yang mudah. Padahal Rasulullah saw dan para Sahabat, serta mukmin yang sejati justru takut dengan hari akhir, sebab disanalah semua akan dimintai pertanggungjawaban.</p>
<p>Seperti kaum Nasrani dan Yahudi, mereka menyembah Tuhan selain Allah, atau siapapun yang lain-lain jahiliyah dahulu dan sekarang, maka nanti di akhirat akan ditanya oleh Allah itu. Allah akan katakan kepada mereka: Ayo perlihatkan mana sembahan-sembahanmu dahulu di dunia?. Tidak! Sekali-kali tidak! Allah Maha Perkasa Maha Bijak. Tidak Kami utus kamu Muhammad melainkan kepada seluruh umat manusia.<br />
Jadi risalah Rasulullah saw adalah risalah global untuk seluruh belahan dunia, bukan hanya untuk Timur Tengah atau orang-orang Asia saja. Rasulullah itu pemberi kabar gembira dan peringatan, tetapi banyak manusia tidak menyadarinya.<br />
Muhammad saw tidak diutus hanya untuk orang arab. Tapi untuk sekalian alam. Islamisasi bukanlah arabisasi! Orang-orang yang mengatakan Islam identik dengan arabisasi dan tidak cocok untuk orang-orang diluar arab adalah orang-orang yang dusta (istiro’). Dimanapun dien nya itu sama. Yaitu Al Islam. Makanya tidak ada istilahnya Islam Indonesia, Islam Jawa, dan lain sebagainya. Yang ada adalah fikih Islam. Titik. Selesai. Artinya Islam yang bersumber pada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw, serta Ijtihad yang bersumber pada Qur’an dan Sunnah.<br />
Manusia yang meyakini konsep Islam kaffah itu memang minoritas. Lihatlah ayat ini, betullah kata Allah tabaroka wa ta’ala. Kebanyakan manusia tidak mengerti bahwa hakikatnya Islam itu untuk seluruh manusia dan mengatur segala sendi kehidupan manusia. Banyak orang meyakini Islam itu hanya cocok dengan arab dan Rasulullah saw diutus hanya untuk orang arab. Bahkan kita salah menamakan negara-negara arab dengan sebutan Timur Tengah. Padahal apabila kita mau jujur, maka negara-negara arab kalau dilihat dari Indonesia seharusnya Barat Tengah. Kita mengekor Amerika Serikat dalam penamaan itu.</p>
<p>Mereka berkata: Kapan janji ini datang dan terwujud bila kalian orang-orang yang benar? (Maksudnya yaumul akhir, perhitungan, al hisab, jannah dan naar). Kapan itu datang?<br />
Katakanlah wahai Muhammad: Tunggu saja, kamu akan menghadapi janji suatu hari yang namanya kematian, kamu tidak akan diperlambat maupun dipercepat walau satu saat pun.</p>
<p>Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Bukhari, Rasulullah saw berkata: Ada 5 hal yang diberikan kepada saya, dan itu tidak pernah diberikan oleh Allah kepada nabi-nabi sebelumku:<br />
1.	Aku diberikan kemenangan dari musuh, dengan ketakutan yang dialami musuh itu sejauh 1 (satu) bulan perjalanan;<br />
2.	Dijadikan bagiku bumi sebagai masjid yang suci, siapa saja dari umatku, dimanapun ia berada dan berjalan, sementara waktu sholat sudah masuk, maka sholatlah kamu. Sebab dijadikan Nya tanah itu suci;<br />
3.	Dihalalkan bagi saya, harta rampasan perang, bagi nabi-nabi sebelum Rasulullah saw harta rampasan perang diharamkan;<br />
4.	Aku juga diberikan hak untuk memberikan syafa’at kepada umatku kelak di hari perhitungan;<br />
5.	Dan adalah nabi yang dahulu diutus untuk kaumnya saja, sementara aku diutus untuk seluruh manusia.</p>
<p>Dalam hadits lain Rasulullah saw berkata: Aku diutus pada kaum yang hitam dan yang merah. (Maksud hadits ini adalah bangsa Jin dan manusia/ orang arab dan orang non arab).</p>
<p>Kemudian Allah menyampaikan ayat tentang kematian (sa’ah) yang tidak dapat diundur. Maksudnya adalah hari kematian/ kiamat.<br />
Di hari kiamat nanti kita akan saling berbantahan. Baik yang mengajak pada kesalahan maupun yang diajak. Orang yang lemah menyalahkan yang menipu, demikian sebaliknya. Tidak ada yang saling dapat disalahkan. Masing-masing salah.<br />
Di hari akhirat nanti kita akan diazab Sendiri-sendiri, tidak akan ada penterjermah antara kita dengan Allah. Masing-masing dari kita akan langsung berhadapan dengan Allah swt. Manusia akan dipanggil dengan namanya sendiri. Seluruh manusia sejak Nabi Adam as hingga manusia yang mati terakhir di dunia nanti akan disidangkan dalam keadaan telanjang tanpa sehelai kainpun di tubuhnya.<br />
Sahabat bertanya pada Rasulullah saw berkenaan dengan keadaan manusia di saat itu: Wahai Rasulullah apakah kita malu tidak berpakaian saat itu? (melihat aurat masing-masing) Tidak! Kalian akan sibuk dengan perkara kalian masing-masing, sampai-sampai antara bapak dan anak, suami dengan istrinya, teman dengan temannya tidak bisa saling tolong. Yang dapat memberi pertolongan hanyalah orang-orang yang diberikan izin memberi syafa’at oleh Allah ta’ala, seperti para Rasul, yang dapat memberi syafa’at kepada kaumnya, juga orang-orang yang mati syahid yang dapat mengajak sanak keluarganya hingga sebanyak 40 orang, namun semua itu kembali pada izin dan ridho Allah swt.<br />
Jahannam (neraka) itu sudah menunggu orang yang akan masuk. Jahannam pun sama seperti surga merindukan penduduknya. Surga dan neraka itu sudah ada, yang tempatnya hanya Allah yang Maha Mengetahui, sebab di zaman Rasulullah saw ketika Isra Mi’raj beliau diperlihatkan bentuk surga dan neraka.</p>
<p>Sudah sunnatullah bahwa kebenaran itu ada, kebatilan juga pasti ada. Ketika kebenaran memegang kekuasaan, maka kebatilan juga memiliki kekuasaan. Orang-orang yang berada dalam kebatilan adalah orang-orang yang sombong dengan harta, keturunan dan kekuasaan. Mereka merasa aman dari azab Allah. Allah lah yang memberikan kelapangan rizki kepada mereka. Sesungguhnya harta dan anak-anak mereka tidak dapat mendekatkan diri mereka kepada Allah.. Yang dapat mendekatkan diri kepada Allah  adalah keimanan dan amal solehnya. Sampai-sampai paman-paman dan kerabat Rasulullah saw, tidaklah bermanfaat. Berapa banyak paman Rasulullah yang tidak beriman? Kalaulah keturunan itu bermanfaat, tentu sudah pasti mereka lebih utama daripada kita. Sungguh yang bermanfaat adalah keimanan dan amal soleh. Kalau ada orang yang mengaku keturunan Rasulullah, maka tidak akan bermanfaat kalau mereka tidak beriman dan beramal soleh. Sama saja dengan orang lain. Cukuplah doa dan penghormatan kepada keluarga Rasulullah disampaikan ketika kita tasyahud dalam sholat. Itu sudah cukup, tidak perlu diagung-agungkan diluar sholat. Seperti habib-habib itu hanya ada di Indonesia saja, di negeri-negeri arab tidak ada.  Jadi yg menjadikan kita menang adalah keimanan dan amal soleh. Bukan keturuan, harta, maupun kekuasaan.</p>
<p>Dahulu ada dua orang jahiliyah di zaman Rasulullah saw yang selalu mengejek Rasulullah dan mengatakan bahwa risalah Muhammad itu hanya diikuti oleh orang-orang yang hina, bukan dari golongan orang-orang yang  kaya. Kemudian teman Rasulullah yang sama-sama pedagang bertanya, manakah orang yang mengikuti kamu wahai Muhammad? Tunjukkanlah mereka kepada saya. Wahai Muhammad dakwah kamu itu untuk apa? Kemana? Lalu Rasulullah saw menjawab: Saya berdakwah untuk ini, ini, dan ini. Ternyata apa yang didengarnya berbeda dengan apa yang didengarnya dari orang-orang kafir jahiliyah itu. Akhirnya setelah itu ia beriman.<br />
Jadi dakwah Rasulullah tidak hanya diikuti oleh orang-orang hina/ miskin saja, tetapi  juga orang-orang kaya banyak yang masuk Islam.</p>
<p>Kemudian Allah swt menjelaskan bahwasanya orang yang beriman akan memiliki kamar-kamar yg tinggi di surga. Allah katakan: pahala yang dilipatgandakan adalah: satu amalan  soleh akan Allah lipatgandakan 10 (sepuluh) sampai 700 (tujuh ratus) kali. Berbeda dengan keburukan, kalau dikerjakan akan diganjar dengan 1 (satu) keburukan.<br />
Tentang surga, Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata, Rasulullah saw: Sesungguhnya di dalam surga itu ada kamar-kamar, yang dari luar kelihatan dalamnya, dan dari dalamnya klihatan luarnya. Kemudian orang badui bertanya: Untuk siapa itu? Rasulullah menjawab: Untuk yang bagus perkataannya, yang memberi makan bagi yang membutuhkan, yang senantiasa berpuasa, yang memelihara sholat ketika manusia masih terlelap (qiyamulail/shalat malam).<br />
Kemudian disebutkan juga di ayat inu, tidak ada satupun yang kamu infaqkan di jalan Allah kecuali Allah  akan menggantinya.<br />
Dalam Hadits Qudsi Allah swt berkata kepada Rasulullah saw: Berinfaqlah kamu wahai Muhammad, maka Aku akan berinfaq juga kepadamu. Berinfaqlah sebanyak-banyaknya dan jangan takut kekurangan dari Allah Yang Memiliki Arasy.<br />
Jadi berapapun yang kita infaqkan tidak akan pernah mengurangi rizki yang Allah berikan. Justru semakin bertambah.</p>
<p>Allah swt nanti akan bertanya kepada sebagian malaikat dan jin yang disembah manusia, Apakah benar kalian disembah oleh manusia? Tapi malaikat dan jin itu akan berkata kepada Allah: Engkaulah Yang Maha Suci, Yang Maha Menolong kami wahai Tuhan kami. Dan hari itu tidak seorangpun akan memberikan kemudaratan atau manfaat kepada orang lain. Semua kembali kepada keimanan dan amal masing-masing.</p>
<p>Sudah sunnatullah akan selalu ada orang yang membenci dan menghina kebenaran. Rasulullah saw pun mendapat cacian dan hinaan apalagi kita. Jadi apakah demi tidak dicaci orang kita akan meninggalkan Al Haq?<br />
Kita dilarang mengikuti kebayakan manusia, karena kebanyakan manusia tidak beriman, Jadilah manusia yang istiqomah dalam komitmen dan sabar dalam menjalani jalan haq ini. Walaupun godaan istiqomah itu berat, dan itu bisa didapat dari orang-orang yang terdekat dengan kita seperti orangtua, istri, dan kerabat. Dan hanya orang-orang yang kuatlah yang sanggup bertahan. Pada umumnya orang tidak kuat, mungkin karena tekanan, mungkin karena godaan. Ada orang yang tahan penderitaan, tapi diuji dengan godaan, akhirnya terjerumus, tidak istiqomah, begitupun sebaliknya. Karena itu mohonlah pada Allah untuk menetapkan hati, menguatkan langkah dalam kebenaran ini. Memang strategi kaum kuffar itu merangkul kaum muslimin dengan godaan-godaan. Kalau dengan rangkulan-rangkulan ini muslimin jatuh, maka sudah semakin mudah kaum kuffar menjatuhkan kaum muslimin. Tetapi ada juga orang-orang yang kuat dan tegas, keras menolak rangkulan itu, tapi juga harus diingat bahwa perjuangan tidak berhenti sampai disitu. Apabila tidak mempan dirangkul, ya bisa disiksa bahkan hingga sampai mati. Inilah kematian yang mulia, kematian karena mempertahankan kebenaran.<br />
Memang dlm perjuangan ini salah satu yang dibutuhkan adalah kawan. Kawan ini harus cermat dalam mengenalinya. Pilih-pilihlah kawan. Orang yang mau berteman dengan kita saat senang, belum tentu saat susah ia mau berteman dengan kita. Ada pepatah Arab: Pada saat susah disanalah kamu mengenal siapa saudara atau teman kamu.<br />
Kalau kita sedang banyak uang, maka kita tidak bisa lihat siapa teman, karena memang yang mudah dicari itu kawan ketawa. Ajak saja makan-makan, maka pasti akan banyak yang datang. Tetapi ketika susah, lihatlah apakah mereka masih mau mendampingi. Tidak semua, kecuali hanya segelintir orang yang mau ikut membantu. Itulah teman sejati, siap mendampingi kita ketika kita sedang dilanda kesulitan, termasuk ketika kita sedang lalai dari mengingat Allah mereka akan mengingatkan dan mengajak kita kembali kepada kebenaran.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=36&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/25/tadabbur-surah-saba%e2%80%99-ayat-23-45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengingat Mati</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/mengingat-mati/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/mengingat-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 03:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kematian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/mengingat-mati/</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat Mati Rabu, 02 April 2008 &#8211; 08:45:30 :: kategori Aqidah Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah .: :. Hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Akan datang masanya kita berpisah dengan dunia berikut isinya. Perpisahan itu terjadi saat kematian menjemput, tanpa ada seorang pun yang dapat menghindar darinya. Karena Ar-Rahman telah berfirman: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=75&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Mengingat Mati</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Rabu, 02 April 2008 &#8211; 08:45:30 :: kategori </span><a href="http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=arsip&amp;cat_id=1"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:blue;">Aqidah</span></a><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Penulis: Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:right;line-height:normal;" align="right"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">.: </span><a href="http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=1273" target="_blank"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:blue;text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img src="/DOCUME~1/Baim/LOCALS~1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" border="0" alt="http://www.salafy.or.id/modules/artikel2/images/print.png" width="16" height="16" /></span><!--[endif]--></span></a><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">:. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Akan datang masanya kita berpisah dengan dunia berikut isinya. Perpisahan itu terjadi saat kematian menjemput, tanpa ada seorang pun yang dapat menghindar darinya. Karena Ar-Rahman telah berfirman:</span></p>
<p>كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ</p>
<p>“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (Al-Anbiya`: 35)</p>
<p>أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكُكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ</p>
<p>“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (An-Nisa`: 78)</p>
<p>Kematian akan menyapa siapa pun, baik ia seorang yang shalih atau durhaka, seorang yang turun ke medan perang ataupun duduk diam di rumahnya, seorang yang menginginkan negeri akhirat yang kekal ataupun ingin dunia yang fana, seorang yang bersemangat meraih kebaikan ataupun yang lalai dan malas-malasan. Semuanya akan menemui kematian bila telah sampai ajalnya, karena memang:</p>
<p>كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ</p>
<p>“Seluruh yang ada di atas bumi ini fana (tidak kekal).” (Ar-Rahman: 26)</p>
<p>Mengingat mati akan melembutkan hati dan menghancurkan ketamakan terhadap dunia. Karenanya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan hasungan untuk banyak mengingatnya. Beliau bersabda dalam hadits yang disampaikan lewat shahabatnya yang mulia Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:</p>
<p>أَكْثِرُوْا ذِكْرَ هَاذمِ اللَّذَّاتِ</p>
<p>“Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian).” (HR. At-Tirmidzi no. 2307, An-Nasa`i no. 1824, Ibnu Majah no. 4258. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata tentang hadits ini, “Hasan shahih.”)</p>
<p>Dalam hadits di atas ada beberapa faedah:</p>
<p>- Disunnahkannya setiap muslim yang sehat ataupun yang sedang sakit untuk mengingat mati dengan hati dan lisannya, serta memperbanyak mengingatnya hingga seakan-akan kematian di depan matanya. Karena dengannya akan menghalangi dan menghentikan seseorang dari berbuat maksiat serta dapat mendorong untuk beramal ketaatan.</p>
<p>- Mengingat mati di kala dalam kesempitan akan melapangkan hati seorang hamba. Sebaliknya, ketika dalam kesenangan hidup, ia tidak akan lupa diri dan mabuk kepayang. Dengan begitu ia selalu dalam keadaan bersiap untuk “pergi.” (Bahjatun Nazhirin, 1/634)</p>
<p>Ucapan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas adalah ucapan yang singkat dan ringkas, “Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (kematian).” Namun padanya terkumpul peringatan dan sangat mengena sebagai nasihat, karena orang yang benar-benar mengingat mati akan merasa tiada berartinya kelezatan dunia yang sedang dihadapinya, sehingga menghalanginya untuk berangan-angan meraih dunia di masa mendatang. Sebaliknya, ia akan bersikap zuhud terhadap dunia. Namun bagi jiwa-jiwa yang keruh dan hati-hati yang lalai, perlu mendapatkan nasihat panjang lebar dan kata-kata yang panjang, walaupun sebenarnya sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:</p>
<p>أَكْثِرُوْا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ</p>
<p>“Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian).”</p>
<p>disertai firman Allah k:</p>
<p>كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ</p>
<p>“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati,” sudah mencukupi bagi orang yang mendengar dan melihat.</p>
<p>Alangkah bagusnya ucapan orang yang berkata:</p>
<p>اذْكُرِ الْمَوْتَ تَجِدُ رَاحَةً، فِي إِذْكَارِ الْمَوْتِ تَقْصِيْرُ اْلأَمَلِ</p>
<p>“Ingatlah mati niscaya kau kan peroleh kelegaan, dengan mengingat mati akan pendeklah angan-angan.”</p>
<p>Adalah Yazid Ar-Raqasyi rahimahullahu berkata kepada dirinya sendiri, “Celaka engkau wahai Yazid! Siapa gerangan yang akan menunaikan shalat untukmu setelah kematianmu? Siapakah yang mempuasakanmu setelah mati? Siapakah yang akan memintakan keridhaan Rabbmu untukmu setelah engkau mati?”</p>
<p>Kemudian ia berkata, “Wahai sekalian manusia, tidakkah kalian menangis dan meratapi diri-diri kalian dalam hidup kalian yang masih tersisa? Duhai orang yang kematian mencarinya, yang kuburan akan menjadi rumahnya, yang tanah akan menjadi permadaninya dan yang ulat-ulat akan menjadi temannya… dalam keadaan ia menanti dibangkitkan pada hari kengerian yang besar. Bagaimanakah keadaan orang ini?” Kemudian Yazid menangis hingga jatuh pingsan. (At-Tadzkirah, hal. 8-9)</p>
<p>Sungguh, hanya orang-orang cerdas cendikialah yang banyak mengingat mati dan menyiapkan bekal untuk mati. Shahabat yang mulia, putra dari shahabat yang mulia, Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan, “Aku sedang duduk bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala datang seorang lelaki dari kalangan Anshar. Ia mengucapkan salam kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu berkata, ‘Ya Rasulullah, mukmin manakah yang paling utama?’ Beliau menjawab, ‘Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.’</p>
<p>‘Mukmin manakah yang paling cerdas?’, tanya lelaki itu lagi. Beliau menjawab:</p>
<p>أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا، أُولَئِكَ أَكْيَاسٌ</p>
<p>“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Ash-Shahihah no. 1384)</p>
<p>Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu berkata, “Ad-Daqqaq berkata, ‘Siapa yang banyak mengingat mati, ia akan dimuliakan dengan tiga perkara: bersegera untuk bertaubat, hati merasa cukup, dan giat/semangat dalam beribadah. Sebaliknya, siapa yang melupakan mati ia akan dihukum dengan tiga perkara: menunda taubat, tidak ridha dengan perasaan cukup dan malas dalam beribadah. Maka berpikirlah, wahai orang yang tertipu, yang merasa tidak akan dijemput kematian, tidak akan merasa sekaratnya, kepayahan, dan kepahitannya. Cukuplah kematian sebagai pengetuk hati, membuat mata menangis, memupus kelezatan dan menuntaskan angan-angan. Apakah engkau, wahai anak Adam, mau memikirkan dan membayangkan datangnya hari kematianmu dan perpindahanmu dari tempat hidupmu yang sekarang?” (At-Tadzkirah, hal. 9)</p>
<p>Bayangkanlah saat-saat sakaratul maut mendatangimu. Ayah yang penuh cinta berdiri di sisimu. Ibu yang penuh kasih juga hadir. Demikian pula anak-anakmu yang besar maupun yang kecil. Semua ada di sekitarmu. Mereka memandangimu dengan pandangan kasih sayang dan penuh kasihan. Air mata mereka tak henti mengalir membasahi wajah-wajah mereka. Hati mereka pun berselimut duka. Mereka semua berharap dan berangan-angan, andai engkau bisa tetap tinggal bersama mereka. Namun alangkah jauh dan mustahil ada seorang makhluk yang dapat menambah umurmu atau mengembalikan ruhmu. Sesungguhnya Dzat yang memberi kehidupan kepadamu, Dia jugalah yang mencabut kehidupan tersebut. Milik-Nya lah apa yang Dia ambil dan apa yang Dia berikan. Dan segala sesuatu di sisi-Nya memiliki ajal yang telah ditentukan.</p>
<p>Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata, “Tidaklah hati seorang hamba sering mengingat mati melainkan dunia terasa kecil dan tiada berarti baginya. Dan semua yang ada di atas dunia ini hina baginya.”</p>
<p>Adalah ‘Umar bin Abdil ‘Aziz rahimahullahu bila mengingat mati ia gemetar seperti gemetarnya seekor burung. Ia mengumpulkan para ulama, maka mereka saling mengingatkan akan kematian, hari kiamat dan akhirat. Kemudian mereka menangis hingga seakan-akan di hadapan mereka ada jenazah. (At-Tadzkirah, hal. 9)</p>
<p>Tentunya tangis mereka diikuti oleh amal shalih setelahnya, berjihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bersegera kepada kebaikan. Beda halnya dengan keadaan kebanyakan manusia pada hari ini. Mereka yakin adanya surga tapi tidak mau beramal untuk meraihnya. Mereka juga yakin adanya neraka tapi mereka tidak takut. Mereka tahu bahwa mereka akan mati, tapi mereka tidak mempersiapkan bekal. Ibarat ungkapan penyair:</p>
<p>Aku tahu aku kan mati namun aku tak takut</p>
<p>Hatiku keras bak sebongkah batu</p>
<p>Aku mencari dunia seakan-akan hidupku kekal</p>
<p>Seakan lupa kematian mengintai di belakang</p>
<p>Padahal, ketika kematian telah datang, tak ada seorangpun yang dapat mengelak dan menundanya.</p>
<p>فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ</p>
<p>“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61)</p>
<p>وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا</p>
<p>“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang ajal/waktunya.” (Al-Munafiqun: 11)</p>
<p>Wahai betapa meruginya seseorang yang berjalan menuju alam keabadian tanpa membawa bekal. Janganlah engkau, wahai jiwa, termasuk yang tak beruntung tersebut. Perhatikanlah peringatan Rabbmu:</p>
<p>وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدْ</p>
<p>“Dan hendaklah setiap jiwa memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (Al-Hasyr: 18)</p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu menjelaskan ayat di atas dengan menyatakan, “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan lihatlah amal shalih apa yang telah kalian tabung untuk diri kalian sebagai bekal di hari kebangkitan dan hari diperhadapkannya kalian kepada Rabb kalian.” (Al-Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir, hal. 1388)</p>
<p>Janganlah engkau menjadi orang yang menyesal kala kematian telah datang karena tiada berbekal, lalu engkau berharap penangguhan.</p>
<p>وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلاَ أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ</p>
<p>“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia berkata, ‘Wahai Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat hingga aku mendapat kesempatan untuk bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?’.” (Al-Munafiqun: 10)</p>
<p>Karenanya, berbekallah! Persiapkan amal shalih dan jauhi kedurhakaan kepada-Nya! Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.</p>
<p>Sumber: http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=608</p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=75&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/mengingat-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam lah satu-satunya Jalan Masuk Surga</title>
		<link>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/islam-lah-satu-satunya-jalan-masuk-surga/</link>
		<comments>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/islam-lah-satu-satunya-jalan-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 02:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>baim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peluklah Islam, Sembahlah Allah Subhanahu Wa Ta'ala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bayuimantoro.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[“Alif, laam, raa. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Al Qur’an yang memberi penjelasan. Orang-orang yang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=73&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Alif, laam, raa. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) Al Qur’an yang memberi penjelasan. Orang-orang yang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” (QS Al-Hijr ayat 1-3)</p>
<p>Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (QS. Ali Imran: 19)</p>
<p>Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. Ali Imran: 85).</p>
<p>Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam,” padahal Al-Masih berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.(QS. Al-Maidah: 72).</p>
<p>Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga,” padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS. Al-Maidah: 73).</p>
<p>- Nasrani Itu Celaka karena Menodai Kesucian Kitabnya<br />
Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan. (QS. Al-Baqarah: 79).</p>
<p>- Nasrani itu selain menyembah Isa juga menyembah pendeta dan rahib mereka<br />
Mereka menjadikan para pendeta dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.(QS. At-Taubah: 31).</p>
<p>Azab Kubur orang2 kafir (kafir=menyembah Tuhan lain selain Allah, termasuk menyembah Yesus, Dewa2, Patung2, dan lainnya)<br />
“Jika seorang hamba telah diletakkan di kuburnya, dan sahabat-sahabatnya telah meninggalkannya, serta ia mendengar suara sandal mereka, maka dua malaikat datang kepadanya kemudian duduk padanya. Kedua malaikat tersebut berkata, ‘Apa yang dulu engkau katakan tentang orang ini (Rasulullah saw.)?’ Adapun orang Mukmin, ia berkata, ‘Aku bersaksi bahwa dia hamba Allah dan Rasul-Nya,’ kemudian dikatakan kepadanya, ‘Lihatlah ke kursimu di neraka, Allah telah memberi ganti untukmu dengan kursi dari surga.’ Orang Mukmin tersebut bisa melihat kedua kursi tersebut. Adapun munafik atau orang kafir, maka kedua malaikat bertanya kepada keduanya, ‘Apa yang dulu engkau katakan tentang orang ini (Rasulullah saw.)?’ Adapun orang Munafik atau orang kafir tersebut berkata, ‘Aku tidak tahu. Dulu aku hanya berkata seperti yang dikatakan manusia.’ Dikatakan kepada orang kafir atau orang munafik tersebut, ‘Engkau tidak tahu dan tidak mengikutinya?’ Kemudian orang kafir atau orang munafik tersebut dipukul dengan martil besi dengan pukulan yang membuatnya berteriak dengan teriakan yang bisa didengar makhluk-makhluk yang berdekatan dengannya kecuali manusia dan jin.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Muslim, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad).</p>
<p>Cepatlah bertaubat wahai kristiani dan yahud, masuklah kedalam Islam, kalau masi meyakini Nabi Isa sebagai Tuhan, maka sungguh kalian akan diazab dineraka selama-lamanya. Wallah. Aku mencintai kalian, maka semoga Allah memberikan petunjukNya, sehingga kita semua termasuk penikmat2 surga yang wajahnya berseri2 kelak di hari kiamat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bayuimantoro.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bayuimantoro.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bayuimantoro.wordpress.com&amp;blog=3522172&amp;post=73&amp;subd=bayuimantoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayuimantoro.wordpress.com/2008/12/10/islam-lah-satu-satunya-jalan-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f07b89714fe13e59069f3014753e5bcf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">baim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
